Iklan Astra Motor

Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadan dan Hari Raya, Ini Tatacara dan Doa yang Dibaca

Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadan dan Hari Raya, Ini Tatacara dan Doa yang Dibaca

Tradisi ziara kubur menjelang ramadhan, TPU di Lubuklinggau mendadak ramai peziarah.-Foto : Maryati-

Rasulullah SAW bersabda bahwa ziarah kubur dapat melembutkan hati dan mengingatkan pada kematian.

Tradisi ini pun menjadi momen silaturahmi keluarga. Tak jarang, anggota keluarga yang merantau akan pulang kampung menjelang Idul Fitri, lalu bersama-sama berziarah ke makam leluhur sebelum hari raya tiba.

BACA JUGA:Dua Bocah di Lubuklinggau Tewas Tenggelam di Kolam Pembibitan Sawit

BACA JUGA:Kasus Dugaan Korupsi DLH Lubuklinggau Memanas, Kejaksaan Geledah Kantor dan Amankan Dokumen Penting

Tata Cara Ziarah Kubur Sesuai Sunah Rasulullah SAW

Agar ziarah kubur tidak sekadar menjadi tradisi, umat Muslim dianjurkan melakukannya sesuai tuntunan sunah Rasulullah SAW. Berikut tata caranya:

1. Niat karena Allah SWT

Niatkan ziarah sebagai ibadah dan untuk mendoakan ahli kubur, bukan untuk tujuan syirik atau meminta kepada penghuni kubur.

2. Mengucapkan Salam kepada Ahli Kubur

Saat sampai di makam, dianjurkan mengucapkan salam:

Assalamu’alaikum ahlad diyaari minal mu’miniin wal muslimiin, wa innaa insyaa Allahu bikum laahiquun. Nas-alullaaha lanaa wa lakumul ‘aafiyah.

Artinya: “Semoga keselamatan atas kalian wahai penghuni kubur dari kaum mukminin dan muslimin.

Sesungguhnya kami insya Allah akan menyusul kalian. Kami memohon kepada Allah keselamatan untuk kami dan kalian.

Atau dalam versi singkatnya bisa mengucapkan salam: 

Assalamualaikum ya ahli kubur. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: