Iklan Astra Motor

Dari Daun Jadi Batik, dari Limbah Menjadi Cat

Dari Daun Jadi Batik, dari Limbah Menjadi Cat

Salah satu pengunjung mencoba membuat Batik di Rumah Keratif Boek Khaman.-Foto : Prabu Palpos-

Kisah Inspiratif Rumah Kreatif Boek Khaman Binaan Pertamina EP Limau Field

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Di tengah geliat industri energi nasional yang identik dengan aktivitas eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi, ada kisah lain yang tumbuh jauh dari hiruk-pikuk sumur produksi. 

Kisah tentang ibu rumah tangga yang berusaha menambah penghasilan keluarga, remaja yang menemukan ruang untuk berkarya, serta sebuah desa yang perlahan membangun kemandirian melalui kekayaan alam dan warisan budayanya sendiri.

Kisah itu datang dari Desa Lubuk Raman, Kecamatan Rambang Niru, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Di desa yang berjarak 69 KM dari ibu kota kabupaten tersebut, sekelompok ibu rumah tangga bersama para remaja mengembangkan usaha batik khas desa melalui Rumah Kreatif Boek Khaman. 

BACA JUGA:Pertamina Drilling Siap Garap Migas Nonkonvensional, Andalkan Pengalaman Pengeboran Sumur Eksplorasi

BACA JUGA:Tekan Emisi hingga Lestarikan Angsana, Pertamina EP Prabumulih Field Borong 6 Penghargaan di ENSIA 2026

Mereka tidak sekadar menghasilkan kain bermotif indah, tetapi juga merintis cara produksi yang lebih ramah lingkungan dengan memanfaatkan bahan pewarna alami dan mengolah kembali limbah pewarna cair.

Perjalanan itu menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat yang didampingi PT Pertamina EP Limau Field, bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 4.

Melalui pendampingan tersebut, potensi lokal yang sebelumnya belum tergarap secara maksimal perlahan berkembang menjadi kegiatan produktif yang memberikan manfaat ekonomi, sosial, budaya, sekaligus lingkungan.

Namun yang membuat perjalanan Rumah Kreatif Boek Khaman menarik bukan semata-mata produk batik yang dihasilkan.

BACA JUGA:Pertamina Perkuat Kompetensi SDM untuk Pengembangan Unconventional Well

BACA JUGA:Sinergi Hulu Migas dan Media di Prabumulih, Pertamina Dorong Peningkatan Kapasitas Jurnalis dan UMKM

Ada proses panjang di balik setiap lembar kain, mulai dari mengenali potensi tumbuhan di sekitar desa, mempelajari teknik membatik, menghadapi tantangan produksi, hingga mencari solusi agar sisa pewarna tidak berakhir sebagai limbah yang berpotensi mencemari lingkungan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait