Iklan Astra Motor

Curi Besi Rel Kereta Api, Dua Warga OKU Diringkus Polisi

Curi Besi Rel Kereta Api, Dua Warga OKU Diringkus Polisi

Polisi saat mengamankan mobil pick up milik tersangka yang digunakan untuk mengangkut besi rel kereta api.-Foto:Eko palpos-

BATURAJA, PALPOS.CO - Aksi kriminal yang dikenal dengan istilah rayap besi (pencurian besi) kembali menyasar aset vital perkeretaapian akhirnya terbongkar. 

Dua pria terduga pelaku pencurian besi rel kereta api diamankan jajaran Polsek Lubuk Batang saat melintas di Simpang Empat Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Senin (26/01) sekitar pukul 15.25 WIB.

Kedua terduga masing-masing berinisial Jon, warga Jalan KH Hasyim Ashari, Kecamatan Baturaja Timur, serta Joh, warga Saung Naga Pasar Tempel, Kecamatan Baturaja Barat.

Keduanya diamankan saat berada di dalam sebuah mobil pick-up Suzuki Carry bernomor polisi BG 8658 FM.

BACA JUGA:Bulog Pastikan Stok Beras di OKU Raya Aman Jelang Ramadhan 2026

BACA JUGA:Bupati OKU Terima Penghargaan UHC

Sekilas kendaraan tersebut tampak biasa. Namun kecurigaan petugas terjawab ketika pemeriksaan dilakukan. 

Bak pick-up yang semula tertutup karung-karung ternyata berisi potongan besi rel kereta api atau kelam rel, lengkap dengan baut pengunci rel yang diduga kuat merupakan aset milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Proses pengamanan dipimpin langsung oleh Kapolsek Lubuk Batang Iptu Jenizar, didampingi Kanit Reskrim Ipda Angkut, Kanit Intel Ipda Ahmadi, serta Kanit Binmas Aipda Ibnu.

Penindakan berlangsung cepat, tenang, dan tanpa perlawanan dari kedua terduga.

BACA JUGA:PT Semen Baturaja Kembangkan Program Hidroponik

BACA JUGA:Pacu Kinerja 2026, Pemkab OKU Teken Perjanjian Kinerja dan LPPD

Kapolsek Lubuk Batang Iptu Jenizar mengungkapkan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi intelijen yang diterima dari pihak pengamanan PT KAI

Kendaraan tersebut disebut telah lama menjadi target pemantauan karena dicurigai membawa material rel.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: