Kementerian PUPR Anggarkan Rp26.67 Triliun Untuk Infrastruktur IKN Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur

Kementerian PUPR Anggarkan Rp26.67 Triliun Untuk Infrastruktur IKN Nusantara di Provinsi Kalimantan Timur

Menteri PUPR basuki Hadimuljono saat Rapat kerja dengan Komisi V DPR RI jelaskan jika anggaran PUPR 2023 sebesar Rp26.67 triliun untuk mendukung infrastruktur dasar di Ibukota Negara atau IKN Nusantara.-Palpos.id-Dokumen Palpos.id

Dimana, tahun 2022 yang lalu sebanyak 22.03 persen dengan serapan 19.21 persen dari total anggaran Rp125 triliun.

‘’Artinya walaupun anggaran lebih besar, realisasi anggaran 2023 ini lebih cepat dari tahun 2022 yang lalu,” ungkap Basuki Hadimuljono.

BACA JUGA:Rencana Pemekaran Kecamatan Kabupaten Penajam Paser Utara Provinsi Kaltim Penyangga IKN Nusantara...

BACA JUGA:2 Kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur Bentuk Provinsi Baru untuk Penyangga IKN Nusantara, Ini Rencananya...

Dimana, menurut Basuki Hadimuljono, pagu anggaran tahun 2023 terserap secara efektif digunakan untuk kegiatan pembangunan infrastruktur mendukung agenda prioritas nasional.

Hingga saat ini realisasi paket terkontrak sudah 2.808 paket dengan Pagu DIPA Rp76.44 triliun atau sebesar 80.66 persen dari total jumlah paket lelang 2023 sebanyak 4.035 paket pekerjaan senilai Rp94.76 triliun.  

Untuk paket terkontrak meliputi paket tender/seleksi baru (SYC dan MYC baru) sebanyak 1.616 paket dengan Pagu DIPA Rp20.03 triliun. 

Selanjutnya, ada juga yang melanjutkan paket lintas tahun yang telah terkontrak pada tahun anggaran sebelumnya (MYC Lanjutan) sebanyak 1.169 paket dengan Pagu DIPA Rp56,13 triliun. 

BACA JUGA:Gabungan 2 Provinsi Bentuk Provinsi Daerah Otonomi Baru Sebagai Penyangga IKN Nusantara, Ini Namanya...

BACA JUGA:Wacana Bentuk 5 Kabupaten Daerah Otonomi Baru Pemekaran Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalimantan Selatan

Dan hingga saat ini sudah sebanyak 1.227 paket dengan Pagu DIPA Rp18,32 triliun sedang dalam proses lelang di Kementerian PUPR.

Disisi lain, untuk realisasi program Padat Karya TA 2023 sebesar Rp15.07 triliun dengan progres serapan anggaran Rp5.04 triliun atau sebesar 33,44 persen. 

Dimana, anggaran tersebut telah memberikan manfaat dengan menyerap tenaga kerja 141.507 orang atau sebanyak 19.84 persen dari total target serapan 713 ribu pekerja. 

Basuki Hadimuljono mengatakan sebagai upaya percepatan realisasi anggaran 2023, Kementerian PUPR memaksimalkan pemanfaatan anggaran yang sudah dialokasikan.

BACA JUGA:Daerah Otonomi Baru Kabupaten Tanah Kambatang Lima Pemekaran Kabupaten Kotabaru Provinsi Kalsel

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: