Pemekaran Wilayah Sumatera Utara: Calon Otonomi Baru Provinsi Tapanuli Memenuhi Syarat PP 78 Tahun 2007

Pemekaran Wilayah Sumatera Utara: Calon Otonomi Baru Provinsi Tapanuli Memenuhi Syarat PP 78 Tahun 2007

Pemekaran Wilayah Sumatera Utara: Calon Otonomi Baru Provinsi Tapanuli Memenuhi Syarat PP 78 Tahun 2007.-Palpos.id-Foto : Tangkapan Layar Youtube @jojo hutagalung

Kesuburan tanah di Kabupaten Karo sangat mendukung kegiatan pertanian. 

Pengalihan lahan pertanian di daerah ini tidak terjadi secara signifikan, sehingga kemampuan untuk memenuhi kebutuhan pertanian tetap terjaga dan bahkan dapat ditingkatkan. 

Produksi hortikultura dari Kabupaten Karo telah masuk pasar Malaysia dan Singapura sejak awal tahun 1950-an. 

Ekspor ini menguntungkan masyarakat Karo dan menambah devisa negara.

Ekspor Pertanian ke Malaysia dan Singapura

Tak kurang dari 70 eksportir Karo memasok kebutuhan sayur di Malaysia dan Singapura. 

Kehadiran pasar ekspor bagi petani membuka peluang untuk meraih pasar yang lebih luas. 

Secara geografis, Kabupaten Karo berada dekat dengan Singapura dan Malaysia, sehingga mempermudah akses ekspor. 

Pada tahun 2009, sektor pertanian memberi kontribusi sebesar 60,46 persen terhadap PDRB Kabupaten Karo.

Peningkatan Ekspor Pertanian

Besarnya produksi pertanian memberikan peluang bagi Kabupaten Karo untuk terus meningkatkan ekspor hasil pertanian. 

Karo juga dikenal sebagai surga bagi para pecinta pertanian, dengan berbagai jenis tanaman pangan dan hortikultura yang tumbuh subur di daerah ini.

Kabupaten Tapanuli Utara: Potensi Besar di Wilayah Baru

Kabupaten Tapanuli Utara memiliki ibukota di Tarutung, dengan jumlah penduduk 321.514 jiwa. 

Wilayah ini terkenal dengan wisata alam seperti Danau Toba dan Air Terjun Sipiso-piso. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: