230 Personel Gabungan Sat Lantas Polres OKI Amankan dan Rekayasa Arus Lalu Lintas

230 Personel Gabungan Sat Lantas Polres OKI Amankan dan Rekayasa Arus Lalu Lintas

Personel Gabungan Sat Lantas Polres OKI saat mengamankan arus lalu lintas di Simpang Ganefo Kayuagung, Rabu, 2 April 2025.-Foto: Diansyah-

KAYUAGUNG,PALPOS.ID - Personel Gabungan Sat Lantas Polres Ogan Komering Ilir (OKI) mengamankan arus lalu lintas di wilayah Kota Kayuagung, Rabu, 2 April 2025.

Kegiatan pengamanan dilakukan demi kelancaran lalu lintas saat masyarakat di wilayah Kabupaten OKI yang ingin menyaksikan Cakat Stempel maupun Midang.

Kasat Lantas Polres OKI, AKP Oke Panji Wijaya mengatakan, untuk melakukan pengamanan tersebut terdapat 230 personel dari Sat Lantas dan Polres OKI yang diterjunkan.

BACA JUGA:Bupati OKI Gelar Open Hause Perdana, Warga Ramai Berdatangan

BACA JUGA:Sholat Idul Fitri 1446 H di Lapas Kayu Agung Penuh Khidmat dan Kebersamaan

"Untuk kegiatan Midang dan Cakat Stempel yang menjadi tradisi di Kayuagung OKI. Kami memang merekayasa lalu lintas, seperti di Simpang Ganefo ini kami tutup semua, baik dari arah Jua-Jua ke Paku begitu pun sebaliknya," ungkap AKP Oke.

Kemudian tambah dia, arus lalu lintas dari arah SMAN 3 Unggulan Kayuagung ke arah kota maupun dari arah pasar dan Simpang Asrama ke SMAN 3 Unggulan Kayuagung, dijadikan satu arah semua.

"Penutupan ini nanti bisa kita buka ketika Pawai Midang. Beberapa titik juga kami buat rekayasa, seperti di Simpang Adi Pura dan Tugu Jam. Kami memberlakukan aturan arus yang baru," ujarnya.

BACA JUGA:Kejari OKI Pulihkan Rp2.7 Miliar Kerugian Keuangan Negara Hasil Temuan BPK

BACA JUGA:Melalui Pasar Murah, Kejari dan Pemkab OKI Ciptakan Lebaran Bahagia untuk Masyarakat

Dikatakannya lagi, pengamanan lalu lintas telah mereka lakukan sejak H-1 Hari Raya Idul Fitri 1446 H dan akan selesai setelah berakhirnya lebaran.

"Untuk sistemnya tidak akan kami rubah, akan ditutup seperti ini. Dikarenakan memang antusias warga Kayuagung yang ingin menyaksikan langsung kegiatan ini sangat ramai," tuturnya.

Masih kata dia, penutupan arus perlu mereka lakukan, sehingga tidak terjadi kemacetan yang bisa mengakibatkan terhambatnya aktivitas warga di Kayuagung.

BACA JUGA:Sebanyak 356 Petugas Kebersihan di Kabupaten OKI Terima Dana Zakat

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: