PALEMBANG, PALPOS.ID - Tim gabungan yang terdiri atas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pemkot Palembang, dan Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera (BBWSS) dibantu TNI-Polri menertibkan bangunan liar yang berdiri di aliran Sungai Kedukan.
Bangunan berupa gudang gas elpiji tersebut berlokasi di Jalan KH Azhari, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan seberang Ulu I, Palembang. Tim gabungan menertibkan bangunan yang menyalahi aturan tersebut berlangsung, Kamis (8/7), pukul 10.30 WIB. Kepala Bidang SDA Irigasi dan Limbah Dinas PUPR Pemkot Palembang, R.A Marlina Silvia mengatakan bangunan liar yang digunakan sebagai gudang tabung gas itu menyalahi aturan karena terletak tepat di atas aliran Sungai Kedukan. “Sebelumnya sudah diberi surat peringatan untuk melakukan pembongkaran bangunan secara mandiri yang terletak di atas Sungai Kedukan. Namun sampai saat ini belum ada tindakan dari pemilik bangunan liar tersebut,” katanya. Kepala Bidang Tibum dan Transmas Satpol PP Palembang, Cherly Panggarbesi menambahkan, bangunan terpaksa dibongkar karena belum ada tindakan dari pemilik bangunan. Sebelumnya pemilik bangunan meminta waktu untuk melakukan pembongkaran mandiri selama dua bulan. ‘’Namun sampai hari ini pemilik bangunan liar belum melakukan tindakan, maka dari itu kami bersama turun untuk melakukan tindakan pembongkaran,” ungkapnya. Cherly Panggarbesi menambahkan pihak SDA akan mempelajari dan menindak lanjuti perihal sertifikat kepemilikan tanah. “Kita akan panggil yang bersangkutan dan juga mungkin bangunan-bangunan lain yang berdiri di badan Sungai Kedukan untuk diteliti kelengkapan perizinan,” ungkapnya. Di tempat yang sama, Sub Koordinator OP WWBSS VIII, Ludfi mengatakan sebagaimana peraturan perundang-undangan Nomor 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air, bahwa setiap perorangan atau badan usaha harus ada izin untuk memanfaatkan badan sungai. “Kalau tidak memiliki izin, maka dia akan dikenakan sanksi. Sanksinya bisa dipidana dan denda. Untuk pidana bisa dihukum 3 tahun penjara dan denda senilai Rp 5 miliar,” tukasnya. (*)Sudah Diperingatkan tak Digubris, Gudang Tabung Gas Dibongkar Paksa
Kamis 07-07-2022,17:52 WIB
Editor : Erika
Kategori :
Terkait
Senin 06-07-2026,15:23 WIB
Dibantu Warga, Polisi Tutup Gelanggang Sabung Ayam di Talang Balai Lama Ogan Ilir
Jumat 19-06-2026,16:46 WIB
Gerak Cepat Tindak Lanjuti Kerusakan Jembatan Lingga 2
Jumat 23-01-2026,15:41 WIB
Tinjau Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang yang Ambruk, Panca: Kita Akan Perbaiki Dalam Waktu Sebulan
Minggu 18-01-2026,15:59 WIB
Pasca Robohnya Gapura Kenanga, Masyarakat Desak Aparat Usut Dugaan Korupsi Proyek APBD
Selasa 13-01-2026,20:10 WIB
Tambah 1 Terangka Baru, Kasus Jalan Seriun
Terpopuler
Rabu 04-11-2026,10:53 WIB
Harga Emas Antam 4 November 2026: Naik Rp11.000 per Gram, Cek Daftar Harga dan Buyback Terbaru
Rabu 04-11-2026,11:15 WIB
Bakso Mercon, Sensasi Pedas Menggigit yang Semakin Digemari Pecinta Kuliner Indonesia
Rabu 04-11-2026,11:54 WIB
Terlilit Utang Pinjol, Karyawan RM Siang Malam Gelapkan Uang Perusahaan Rp311 Juta, Ditangkap di Sumbar
Rabu 04-11-2026,11:30 WIB
Herman Deru Buka POPDA Sumsel 2026, Tekankan Sportivitas dan Persiapan Atlet Menuju POPNAS
Terkini
Rabu 04-11-2026,21:30 WIB
7,31 Juta Warga Bersiap Tinggalkan Jawa Barat, Provinsi Cirebon Raya Disiapkan Jadi Daerah Baru
Rabu 04-11-2026,21:30 WIB
Geger! Mayat Pria Ditemukan Terkubur di Parit Perkebunan Ogan Ilir, Diduga Korban Pembunuhan
Rabu 04-11-2026,21:30 WIB
Enam KK di Desa Teluk Terima Bantuan Bedah Rumah dari Pemkab Muba
Rabu 04-11-2026,21:10 WIB
Lepas Sambut Kakanwil Ditjenpas, Kemenkum Sumsel Sampaikan Apresiasi dan Sambutan Hangat
Rabu 04-11-2026,21:00 WIB