Sempat Diberitahu Tetangga, Calon Kades di Ogan Ilir Memang Diincar Pelaku

Rabu 20-07-2022,14:13 WIB
Reporter : Isro
Editor : Bambang

INDRALAYA, PALPOS.ID – Kasus pembunuhan calon kepala desa (Kades) Betung II Kecamatan Sungai Pinang Kabupaten Ogan Ilir (OI), terus diusut pihak kepolisian.

Ternyata ada yang terbaru seputar pembunuhan Arpani, yang tewas ditembak dan dibacok orang tak dikenal (OTD) tersebut.

Hal itu diungkapkan Abu Soni (44), tokoh masyarakat Desa Betung, yang juga merupakan saudara korban Arpani.

BACA JUGA:Calon Kades di Kabupaten Ogan Ilir Tewas Ditembak dan Dibacok di Depan Rumah

Menurut Abu Soni, kejadiannya sekitar pukul 05.45 WIB. Sebelum kejadian, ungkap Abu Soni, tetangga korban sempat melihat seseorang mengendap-endap di samping rumah korban.

Sang tetangga sempat menghubungi korban, memberitahu kecurigaannya itu.

"Jadi ketika dia (Welli) tetangga korban, melihat pelaku yang mengendap-endap disamping rumah korban. Dia langsung nelepon korban. Ketika korban keluar ternyata pelaku memang mengincar korban Arpani," terangnya, Senin (20/7).

BACA JUGA:Demi Mengabdi untuk Desa Calon Kades Berupaya Keras Penuhi Persyaratan Panitia

Setelah korban keluar, pelaku langsung menghabisi nyawa korban Arpani dengan cara ditembak sebanyak dua kali. Setelah korban jatuh, merasa kurang puas pelaku lantas membacok korban secara membabi buta di bagian perut, kepala dan leher, menggunakan sajam jenis golok.

"Saat itu korban sedang berada di rumah dengan anak dan istrinya. Setelah korban tewas, pelaku melarikan diri ke arah hutan. Warga yang melihat kejadian langsung mengejar pelaku. Namun karena pelaku membawa senjata api, warga tidak berani mendekat, hingga akhirnya pelaku kabur," tambahnya.

Abu menjelaskan, dirinya dan warga yang lain tidak dapat mengetahui identitas pelaku. Karena pelaku saat melancarkan aksinya memakai penutup wajah sepatu ket, jaket, dan sarung tangan. ‘’Pokoknya dia rapi, semuanya tertutup, sehingga warga tidak ada yang dapat mengenalinya," tambahnya.

BACA JUGA:Jaring Calon Kades Bermutu dan Berintegritas, Pemkab OI Libatkan Unsri

Setelah pihak kepolisian datang ke TKP, polisi bersama warga lainnya menyisiri hutan tempat dimana pelaku tersebut melarikan diri dan menghilang.

"Jadi kami membentuk kelompok-kelompok kecil dan menyisir lokasi pelaku kabur bersama pihak kepolisian dan warga setempat," ungkapnya.

Abu mengatakan, memang saudaranya itu akan maju sebagai salah seorang calon kepala desa di desanya. Akan tetapi dirinya menampik bahwa motif pembunuhan saudaranya itu lantaran korban mencalonkan diri sebagai Kades.

BACA JUGA:Calon Kades Jalani Tes Urine

Mengingat latar belakang profesi korban yang merupakan pengusaha tambak Ikan dan juga pengrajin bambu.

"Setahu saya utuk Arpani ini tidak ada bermasalah sebelumnya. Dan terkait calon Kades saya rasa bukan. Karena Arpani ini punya bisnis juga, bisnis tambak dan kerajinan bambu," terangnya.

Dirinya berharap kepada pihak berwenang dalam hal ini kepolisian, agar dapat mengungkap kasus ini secepat mungkin, serta diadili dengan seadil-adilnya.

"Kami berharap pihak berwenang dapat mengungkap pelaku secepat mungkin, dan menghukumnya seadil-adilnya," harapnya. (*)

Kategori :