Kemudian, pendatang dari luar Papua diantaranya suku Minahasa, Bugis, Batak, Buton, Toraja, dan asal Maluku seperti Ambon, Key, Tual, Dobo dan Ternate.
Penduduk distrik Kaimana lebih beragam suku dan bangsa.
Menariknya lagi, adat istiadat di Kabupaten Kaimana telah mendapat pengaruh budaya dari luar, sehingga nilai-nilai adat asli daerah ini telah terakulturasi oleh budaya sekitar.
5. Pulau Venu
Semua mengakui keindahan alam Pulau Venu di Kabupaten Kaimana.
Pulau Venu adalah sebuah pulau yang terletak di ujung Barat Kabupaten Kaimana.
Pulau ini termasuk salah satu destinasi wisata di Kabupaten Kaimana.
Pulau ini masih dipagari lebatnya pepohonan Kasuari.
Pulau Venu juga kampung halaman penyu karena tempat singgah dan bertelurnya ratusan hingga ribuan ekor penyu.
Bentuk pulau ini seperti gelang, dimana bagian tengahnya terdapat kolam air asin yang mengalami pasang surut, mengikuti air laut.
Selain itu, Pulau Venu juga menjadi tempat bersarangnya burung elang.
Berbagai hewan penting lainnya seperti Teripang, Bia Garu (Kima), Keong Kepala Kambing, Keong Lambis-lambis, hingga Nautilus juga hidup di pulau ini.
Itulah fakta unik Kabupaten Kaimana Provinsi Papua Barat yang tak dimiliki daerah lain di Indonesia. ***