
Namun, tantangan tetap ada. Perubahan pola hidup dan dominasi budaya pop global menjadi ancaman serius bagi kesinambungan kesenian tradisional. Oleh karena itu, perlu kerja sama yang lebih erat antara pemerintah, komunitas seniman, dan masyarakat dalam menjaga agar warisan budaya ini tetap hidup dan berkembang.
Dalam rangka mengatasi tantangan ini, edukasi dan penyuluhan tentang pentingnya kesenian tradisional dalam identitas budaya lokal perlu terus digencarkan. Program-program pendidikan di sekolah-sekolah juga dapat memainkan peran besar dalam memperkenalkan generasi muda kepada kekayaan budaya tradisional mereka.
Dengan semangat dan komitmen yang kuat, Bandung terus berusaha untuk mengukir cerita sukses dalam upaya pelestarian dan revitalisasi kesenian tradisional. Di tengah dinamika global, kota ini membuktikan bahwa kesenian tradisional bukan hanya tentang masa lalu, tetapi juga tentang masa depan yang berharga.*