Teknologi yang digunakan dirancang untuk meminimalkan dampak lingkungan dan memastikan bahwa pembangunan infrastruktur internet tidak merusak lingkungan.
"Kami percaya bahwa teknologi dan keberlanjutan harus berjalan beriringan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menjalankan operasi kami dengan cara yang bertanggung jawab terhadap lingkungan," kata Wisnu.
Kemitraan ini juga mencerminkan komitmen kedua perusahaan untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
Dengan menyediakan akses internet yang lebih merata, FiberStar dan Starlink membantu menciptakan masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya saing.
BACA JUGA:Mengapa Hyundai Enggan Pasang Teknologi Bluelink di IONIQ 6 ? Ini Alasannya !
"Kami ingin menjadi bagian dari solusi, membantu Indonesia untuk tumbuh dan berkembang dengan cara yang berkelanjutan," tambah Wisnu.
Melalui kemitraan dengan Starlink, FiberStar berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan layanan mereka.
"Kami melihat ini sebagai awal dari perjalanan panjang untuk menghadirkan konektivitas yang lebih baik di seluruh Indonesia. Kami akan terus berupaya untuk menghadirkan teknologi terbaru dan layanan terbaik bagi pelanggan kami," ujar Wisnu.
Dengan jaringan yang kuat dan produk yang inovatif, FiberStar yakin dapat memenuhi kebutuhan konektivitas masyarakat Indonesia yang terus berkembang.
"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami dalam mencapai titik ini. Kami akan terus bekerja keras untuk memastikan bahwa setiap orang di Indonesia memiliki akses ke internet yang mereka butuhkan," tutup Wisnu.
Kemitraan antara FiberStar dan Starlink adalah langkah besar menuju masa depan konektivitas yang lebih baik di Indonesia.