Fiber optic menyediakan konektivitas dengan bandwidth tak terbatas dan latency yang rendah, sementara satelit memberikan jangkauan yang luas, termasuk ke daerah-daerah yang sulit dijangkau oleh kabel fiber optic.
Dengan menggabungkan kedua teknologi ini, FiberStar dan Starlink berharap dapat memberikan solusi konektivitas yang optimal bagi seluruh masyarakat Indonesia.
"Ketersediaan konektivitas melalui fiber optic dan satelit akan saling menunjang, memungkinkan kita untuk menyediakan layanan internet yang lebih baik dan lebih merata di seluruh Indonesia," kata Wisnu.
Ini adalah langkah penting untuk memastikan bahwa setiap orang, di mana pun mereka berada, memiliki akses ke dunia digital.
Kemitraan ini diharapkan dapat membawa berbagai dampak positif bagi masyarakat Indonesia.
BACA JUGA:New Nissan X-Trail dengan Teknologi e-Power yang Canggih Resmi Meluncur : Honda CRV Jangan Kaget !
Dalam bidang pendidikan, akses internet yang handal dapat mendukung pembelajaran jarak jauh dan menyediakan sumber daya pendidikan yang lebih kaya bagi para pelajar di seluruh Indonesia.
Di sektor ekonomi, konektivitas yang lebih baik dapat membuka peluang baru bagi bisnis dan mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di daerah-daerah yang sebelumnya kurang terlayani.
Selain itu, akses internet yang lebih baik juga dapat meningkatkan layanan kesehatan dengan memungkinkan telemedicine dan akses ke informasi kesehatan yang lebih cepat dan akurat.
BACA JUGA:Suzuki Grand Vitara Meluncur dengan Teknologi Hybrid : Rival Berat Honda HRV, Ini Keunggulannya !
BACA JUGA: Vivo V29 5G, Juara Dikelasnya, Dilengkapi Fitur Pendingin dan teknologi FlashCharge serta Fitur ALP
"Dengan internet yang handal, kita bisa membawa layanan kesehatan ke daerah-daerah terpencil, membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujar Wisnu.
FiberStar dan Starlink juga menekankan pentingnya keberlanjutan dalam setiap langkah mereka.