Adapun final MS di Australia Open mempertemukan Lakshya Sen (India) dengan Yushi Tanaka (Jepang), dua pemain yang sama-sama sedang naik daun dan belum pernah bertemu di level dunia.
BACA JUGA:Jadwal Perempat Final Australian Open 2025: 9 Wakil Indonesia Tampil
BACA JUGA:Hasil Australian Open: Alwi Farhan Lolos ke 8 Besar.
Sementara itu di sektor ganda campuran (XD), pasangan Jafar Hidayat/Felisha Pasaribu kembali tampil di final level Super 500.
Mereka harus menghadapi lawan berat asal Malaysia, Chen Tang Jie/Toh Ee Wei, pasangan ranking 4 dunia yang unggul head-to-head 4-0.
Terakhir kali bertemu di China Masters 2025, Jafar/Felisha kalah 13-21, 21-13, 16-21. Namun performa stabil mereka musim ini cukup untuk mengamankan tiket WTF 2025.
Partai terakhir mempertemukan Putri Kusuma Wardani dan ratu bulutangkis dunia An Se Young di final tunggal putri (WS).
Putri, yang kini berada di ranking 7 dunia, berjuang mematahkan rekor head-to-head yang masih 0-5 untuk keunggulan An Se Young. Terakhir bertemu di Sudirman Cup 2025, Putri kalah 18-21, 12-21.
Kendati demikian, konsistensi Putri sepanjang musim memastikan ia lolos ke World Tour Finals untuk pertama kalinya.
Dengan enam wakil resmi berada di daftar peserta World Tour Finals 2025, Indonesia menjadi salah satu negara dengan jumlah wakil terbanyak.
Hal ini sejalan dengan target PBSI untuk memperluas penetrasi pemain elite di berbagai sektor. Dominasi di Australia Open Super 500 menjadi bukti nyata bahwa regenerasi berjalan sesuai rencana.
World Tour Finals 2025 akan digelar pada Desember mendatang dan menjadi panggung penutup musim yang sangat menentukan posisi ranking dunia.
Dengan performa apik para pemain Indonesia, peluang membawa pulang gelar semakin terbuka lebar.