Meski jadwal tersebut bersifat perkiraan, pencairan di lapangan dapat berbeda antar daerah tergantung kesiapan data, bank penyalur, serta kebijakan pemerintah pusat dan daerah.
BACA JUGA:Sejumlah ASN di Kota Lubuklinggau Terindikasi Terima Bantuan Sosial, Begini Penjelasan Dinsos
Besaran Bantuan PKH dan BPNT Tahun 2026
Untuk BPNT, bantuan disalurkan sebesar Rp200.000 per tahap dan diterima melalui rekening bank Himbara (BNI, BRI, BTN, dan Mandiri) atau melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Dana ini dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong atau mitra resmi.
Sementara itu, PKH memiliki skema bantuan yang lebih beragam karena disesuaikan dengan kategori anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Berikut perkiraan nominal bantuan PKH per tahap:
Ibu hamil dan anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
Anak jenjang SD: Rp225.000
Anak jenjang SMP: Rp375.000
Anak jenjang SMA: Rp500.000
Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp600.000
Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
Besaran ini bertujuan untuk mendukung akses kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan kelompok rentan agar kualitas hidup mereka terus meningkat.
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Bangka Belitung: Wacana Pembentukan Kota Muntok Digadang Jadi Pusat Ekonomi Baru
Cara Cek Status Bansos Secara Mandiri
Agar tidak ketinggalan informasi, masyarakat dianjurkan rutin mengecek status kepesertaan bansos.
Pemerintah menyediakan layanan daring resmi yang mudah diakses.
Langkah-langkah cek bansos secara mandiri:
Buka laman cekbansos.kemensos.go.id melalui ponsel atau komputer.
Pilih wilayah domisili sesuai data kependudukan (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan).
Masukkan nama lengkap sesuai e-KTP.
Ketik kode verifikasi yang muncul di layar.
Klik tombol Cari Data.
Sistem akan menampilkan informasi status kepesertaan, jenis bantuan yang diterima, serta periode pencairan.