Bansos 2026: PKH dan BPNT Tahap 1 Segera Cair hingga Rp2,1 Juta, KPM Sambut Gembira

Senin 05-01-2026,17:09 WIB
Reporter : Bambang
Editor : Bambang

Skema ini dinilai lebih efektif karena memberikan dana dengan nominal lebih besar dalam satu waktu, sehingga dapat dimanfaatkan KPM untuk kebutuhan yang lebih prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, dan pangan.

BACA JUGA:Telkomsel Percepat Pemulihan Jaringan dan Salurkan Bantuan Sosial untuk Masyarakat Aceh Tamiang

BACA JUGA:Bukan Touring Biasa! Herman Deru dan TLCI Gerakkan Wisata Pagar Alam Sekaligus Tebar Bantuan Sosial.

Dua Jalur Penyaluran Masih Jadi Andalan

Dalam mekanisme penyalurannya, pemerintah diperkirakan masih mengandalkan dua jalur utama yang selama ini digunakan, yakni:

Bank Himbara (Himpunan Bank Milik Negara)

Penyaluran dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih. 

Dana bansos akan langsung masuk ke rekening KPM dan dapat dicairkan melalui ATM atau agen bank resmi.

PT Pos Indonesia

Khusus bagi KPM yang tinggal di wilayah 3T (Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal) atau memiliki keterbatasan akses perbankan, pencairan bansos tetap dilakukan melalui kantor pos setempat.

BACA JUGA:Sejumlah ASN di Kota Lubuklinggau Terindikasi Terima Bantuan Sosial, Begini Penjelasan Dinsos

BACA JUGA:Rutan Baturaja Salurkan Bantuan Sosial Kepada Keluarga dan Warga Binaan

Skema ini diharapkan dapat menjangkau seluruh KPM secara merata tanpa terkendala faktor geografis maupun infrastruktur keuangan.

Besaran Bansos PKH dan BPNT Berbeda Tiap KPM

Perlu diketahui, nominal bansos yang diterima setiap KPM tidak sama. 

Hal ini mengacu pada indeks bantuan PKH, yang disesuaikan dengan komposisi anggota keluarga dalam satu Kartu Keluarga (KK).

BACA JUGA:Telkomsel Salurkan Bantuan Sosial dan Percepatan Pemulihan Jaringan di Aceh, Sumatera Utara,dan Sumatera Barat

BACA JUGA:Sejumlah ASN di Kota Lubuklinggau Terindikasi Terima Bantuan Sosial, Begini Penjelasan Dinsos

Berikut estimasi rincian bantuan PKH Tahap I 2026:

Kategori Pendidikan SD: Rp225.000 per tahap

Kategori Pendidikan SMA: Rp500.000 per tahap

Kategori Anak Usia Dini (0–6 tahun): Hingga Rp1.500.000 (maksimal dua anak)

Kategori Komplementer (Lansia/Disabilitas Berat): Jika dikombinasikan, total bantuan dapat mencapai Rp2.100.000

Nominal tertinggi tersebut umumnya menyasar keluarga dengan komponen berat, seperti memiliki dua anak usia dini sekaligus merawat lansia atau penyandang disabilitas berat.

Imbauan Waspada Hoaks dan Cek Status Secara Berkala

Kategori :