Nasi Liwet, Warisan Kuliner Nusantara yang Terus Menggugah Selera

Rabu 21-01-2026,11:02 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Dalam beberapa tahun terakhir, popularitas nasi liwet semakin meningkat seiring dengan menjamurnya restoran dan kedai yang mengusung konsep tradisional.

BACA JUGA:Tekwan Sagu, Jajanan Legendaris Palembang yang Tetap Digemari dari Sekolah Dasar Hingga Kini

BACA JUGA:Kue Putu Ayu, Jajanan Tradisional yang Tetap Bertahan di Tengah Gempuran Kuliner Modern

Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, nasi liwet hadir dengan berbagai inovasi.

Mulai dari tambahan lauk modern seperti ayam geprek, cumi hitam, hingga sambal dengan tingkat kepedasan ekstrem, semuanya dirancang untuk menarik minat konsumen muda tanpa meninggalkan cita rasa aslinya.

Fenomena ini turut mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di sektor kuliner. Banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadikan nasi liwet sebagai produk unggulan.

Modal yang relatif terjangkau serta bahan baku yang mudah didapat membuat usaha nasi liwet diminati oleh para pengusaha pemula.

Selain dijual di warung makan, nasi liwet juga dipasarkan melalui layanan pesan antar berbasis digital, sehingga jangkauan pasarnya semakin luas.

Pakar kuliner menilai bahwa nasi liwet memiliki kekuatan pada kesederhanaan rasa yang akrab di lidah masyarakat Indonesia.

Perpaduan nasi, santan, dan rempah-rempah lokal menciptakan rasa gurih yang tidak berlebihan, sehingga mudah diterima oleh berbagai kalangan.

Selain itu, fleksibilitas dalam pemilihan lauk menjadikan nasi liwet relevan dengan selera zaman yang terus berubah.

Di sisi lain, tantangan tetap ada, terutama dalam menjaga keaslian dan kualitas rasa.

Seiring meningkatnya permintaan, tidak sedikit pelaku usaha yang mengorbankan proses tradisional demi efisiensi.

Padahal, cara memasak nasi liwet secara tradisional, seperti menggunakan kastrol atau panci liwet, dipercaya memberikan aroma dan cita rasa yang khas.

Oleh karena itu, edukasi kepada generasi muda mengenai nilai budaya dan proses memasak tradisional menjadi hal yang penting.

Pemerintah daerah di beberapa wilayah juga mulai melihat potensi nasi liwet sebagai daya tarik wisata kuliner. Berbagai festival kuliner digelar dengan menjadikan nasi liwet sebagai menu utama.

Kategori :