Berdasarkan hasil pengamatan dan penelitian para ahli, sebagian besar lansia dengan jumlah gigi yang lebih sedikit cenderung mengalami penurunan fungsi kognitif, seperti daya ingat, kemampuan berpikir, dan fokus.
Kondisi ini tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan perlahan seiring waktu. Kehilangan gigi juga dapat memengaruhi kualitas nutrisi.
Lansia yang sulit mengunyah sering menghindari makanan berserat seperti buah, sayur, dan protein tertentu.
Kekurangan asupan gizi penting, seperti vitamin B, omega-3, dan antioksidan, turut berkontribusi pada menurunnya kesehatan otak.
Selain aspek fisik, kehilangan gigi juga berdampak pada kondisi psikologis lansia. Rasa tidak percaya diri, enggan berbicara, dan menarik diri dari lingkungan sosial sering muncul.
Kurangnya interaksi sosial diketahui sebagai salah satu faktor risiko penurunan fungsi kognitif pada usia lanjut.
BACA JUGA:Peringatan Hari Pers Nasional 2026, Polres Prabumulih Perkuat Sinergi dengan Wartawan
Lansia yang jarang berkomunikasi dan bersosialisasi memiliki stimulasi mental yang lebih rendah. Hal ini dapat mempercepat penurunan daya ingat dan kemampuan berpikir.
Hal ini seperti diungkap oleh Ono, Y., et al. (2010) dalam Chewing ability and cognitive function among elderly people. Gerodontology.
Pentingnya Perawatan Gigi Sejak Dini
Menjaga kesehatan gigi tidak hanya penting bagi anak muda, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan otak di usia senja.
Perawatan gigi yang baik, penggunaan gigi tiruan yang sesuai, serta pemeriksaan rutin ke tenaga kesehatan dapat membantu mempertahankan fungsi mengunyah.
Bagi lansia yang telah kehilangan gigi, penggunaan gigi tiruan bukan sekadar untuk penampilan, tetapi juga untuk membantu fungsi mengunyah dan menjaga stimulasi otak tetap optimal.
BACA JUGA:Hasil West Ham vs Manchester United 1-1: Drama Injury Time, Setan Merah Menolak Tumbang.
Kehilangan gigi pada lansia bukanlah masalah sepele. Kondisi ini berkaitan erat dengan fungsi otak, kualitas nutrisi, kesehatan mental, dan interaksi sosial.
Dengan perhatian yang tepat terhadap kesehatan gigi, lansia dapat mempertahankan fungsi kognitif dan menikmati kualitas hidup yang lebih baik di usia lanjut.