Menurut penelitian, kandungan antioksidan dalam sawi putih dapat membantu mengurangi risiko penyakit kronis, termasuk penyakit jantung dan diabetes.
BACA JUGA:Pisang Tortilla, Kreasi Simpel yang Naik Kelas Jadi Hidangan Istimewa
BACA JUGA:Lumpia Semarang: Warisan Kuliner Perpaduan Budaya yang Tetap Digemari Sepanjang Zaman
Seratnya yang tinggi juga mendukung kesehatan pencernaan dan membantu menurunkan kadar kolesterol.
Proses pembuatan tumis sawi putih cukup sederhana dan tidak memerlukan keterampilan khusus. Berikut langkah-langkah umumnya:
Persiapan Bahan: Pilih sawi putih yang segar dengan daun hijau cerah dan batang yang renyah. Cuci bersih dan potong sesuai selera, biasanya dipotong-potong seukuran 3–4 cm.
Siapkan juga bawang putih cincang, cabai merah iris, dan minyak goreng.
Tumis Bumbu: Panaskan minyak dalam wajan, tumis bawang putih hingga harum.
Jika suka pedas, tambahkan irisan cabai merah. Beberapa resep juga menambahkan bawang bombay atau jahe untuk aroma yang lebih kompleks.
Masak Sawi Putih: Masukkan potongan sawi putih ke dalam wajan. Aduk rata dengan bumbu selama beberapa menit hingga layu, tapi tetap renyah.
Pastikan untuk tidak memasaknya terlalu lama agar nutrisi dan tekstur tetap terjaga.
Bumbui: Tambahkan garam, merica, dan sedikit kaldu bubuk atau kecap asin sesuai selera.
Beberapa orang juga menambahkan sedikit gula untuk menyeimbangkan rasa. Aduk rata dan cek rasa sebelum diangkat.
Sajikan: Tumis sawi putih biasanya disajikan hangat sebagai lauk pendamping nasi. Teksturnya yang renyah dan rasanya yang segar membuat hidangan ini cocok untuk semua usia, dari anak-anak hingga orang dewasa.
Meskipun sederhana, tumis sawi putih memiliki banyak variasi yang bisa disesuaikan dengan selera. Misalnya:
Tumis Sawi Putih dengan Tahu: Menambahkan potongan tahu goreng atau kukus memberikan protein tambahan dan membuat hidangan lebih mengenyangkan.