Ayam Bakar Bumbu Rujak, Sensasi Pedas Manis yang Menggoda Lidah

Senin 02-03-2026,08:00 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

“Ayam bakar ini bukan sekadar makanan, tapi pengalaman rasa yang lengkap.”

BACA JUGA:Dimsum Kuah Creamy Jadi Tren Baru Kuliner, Perpaduan Lembut dan Gurih yang Bikin Nagih

BACA JUGA:Bihun Goreng : Kuliner Simpel yang Menjadi Favorit Selera Nusantara

Rahasia kelezatan ayam bakar bumbu rujak terletak pada proses marinasi dan pembakaran. Pertama, ayam dibersihkan dan dipotong sesuai selera.

Selanjutnya, ayam dimarinasi dengan bumbu rujak yang telah dihaluskan, biasanya selama 2–4 jam agar bumbu meresap hingga ke dalam serat daging.

Bumbu tersebut terdiri dari cabai merah, cabai rawit, bawang merah, bawang putih, kemiri, gula merah, terasi, dan air asam jawa. Semua bahan ini dihaluskan menjadi pasta kental yang harum.

Setelah dimarinasi, ayam dibakar perlahan di atas arang atau panggangan.

Teknik ini sangat penting karena memungkinkan panas menyebar merata, menghasilkan ayam dengan kulit kecokelatan yang renyah dan daging yang tetap juicy.

Selama proses pembakaran, sisa bumbu olesan ditambahkan berkali-kali untuk memastikan setiap bagian ayam terbalut rasa pedas-manis yang khas.

Meski resep tradisional tetap diminati, beberapa restoran dan warung modern mulai menawarkan variasi ayam bakar bumbu rujak yang lebih kreatif.

Ada yang menambahkan santan untuk memberi rasa lebih gurih, ada juga yang mencampur bumbu rujak dengan rempah-rempah khas daerah lain, seperti daun jeruk dan serai, untuk menambahkan aroma segar.

Bahkan di kota-kota besar, beberapa chef menciptakan versi ayam bakar bumbu rujak ala fusion dengan sentuhan saus barbekyu atau madu.

Selain itu, penyajian ayam bakar bumbu rujak kini kian beragam. Biasanya disajikan bersama lalapan segar, sambal, dan nasi hangat.

Di beberapa restoran, ayam dipotong kecil-kecil dan disajikan dengan nasi liwet atau lontong, sehingga menjadi menu lengkap yang bisa dinikmati seluruh keluarga.

Ayam bakar bumbu rujak bukan hanya populer di kalangan masyarakat lokal, tetapi juga mulai dikenal di wisata kuliner internasional.

Banyak wisatawan yang datang ke Indonesia menyempatkan diri mencicipi hidangan ini. Popularitasnya telah mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah di bidang kuliner.

Kategori :