Bakwan Udang : Camilan Gurih yang Tak Pernah Absen di Meja Makan Indonesia
Renyah di luar, gurih di dalam-Fhoto: Istimewa-
PALPOS.CO - Bakwan udang menjadi salah satu gorengan favorit masyarakat Indonesia yang keberadaannya hampir tak pernah absen di meja makan maupun etalase pedagang kaki lima.
Perpaduan adonan tepung yang renyah dengan udang segar yang gurih menciptakan cita rasa khas yang sulit ditolak.
Dari warung sederhana di pinggir jalan hingga restoran keluarga, bakwan udang terus mempertahankan popularitasnya sebagai camilan sekaligus lauk pendamping nasi.
Secara umum, bakwan dikenal sebagai gorengan berbahan dasar tepung yang dicampur aneka sayuran seperti kol, wortel, dan daun bawang.
BACA JUGA:Dumpling Udang, Cita Rasa Tradisional yang Mendunia dan Kian Digemari di Indonesia
BACA JUGA:Nikmat dan Hemat! Cara Membuat Sate Ayam Kuah Kacang Sendiri di Rumah untuk Sekeluarga
Namun, penambahan udang memberikan sentuhan istimewa yang meningkatkan rasa sekaligus nilai jualnya.
Udang yang digunakan biasanya berukuran kecil hingga sedang, dibiarkan utuh atau dibelah dua agar tetap terlihat menarik setelah digoreng.
Menurut sejumlah pelaku usaha kuliner, permintaan bakwan udang cenderung stabil sepanjang tahun. Bahkan, saat musim hujan tiba, penjual gorengan mengaku penjualan meningkat signifikan.
Cuaca dingin membuat masyarakat lebih tertarik menikmati camilan hangat yang baru diangkat dari penggorengan.
BACA JUGA:Ayam Pop, Kelezatan Sederhana dari Ranah Minang yang Mendunia
BACA JUGA:Ayam Kecap: Hidangan Rumahan yang Tak Pernah Kehilangan Penggemar
Bakwan udang yang disajikan dengan cabai rawit atau saus sambal menjadi pilihan tepat untuk menemani teh atau kopi panas.
Proses pembuatan bakwan udang terbilang sederhana, namun memerlukan teknik agar hasilnya renyah dan tidak menyerap terlalu banyak minyak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




