Konflik Amerika Serikat, Israel dan Iran Memanas, Pemkot Prabumulih Data & Pantau 13 Warga yang Bekerja di Tim

Selasa 03-03-2026,15:53 WIB
Reporter : Prabu
Editor : Dahlia

Sanjay menegaskan, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kondisi darurat atau ancaman langsung terhadap PMI asal Prabumulih.

BACA JUGA:DPRD Kota Prabumulih Gelar Reses Serentak, Aspirasi Warga Disusun Berdasarkan Skala Prioritas

BACA JUGA:PMI Asal Prabumulih Ditahan di Imigrasi Kamboja, Disnaker Layangkan Surat ke Kementerian PPMI

Namun demikian, pihaknya tetap meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat komunikasi lintas instansi.

Menurut Sanjay, Disnaker Prabumulih memastikan terus melakukan langkah antisipatif guna menjamin keselamatan PMI asal daerah tersebut.

Pemerintah Kota Prabumulih melalui Disnaker berperan sebagai koordinator daerah dalam memastikan perlindungan, komunikasi, serta kesiapsiagaan bagi PMI di tengah situasi geopolitik yang berkembang.

“Langkah pertama yang kami lakukan adalah pendataan dan monitoring. Kami mendata PMI asal Prabumulih yang bekerja di Timur Tengah serta memantau perkembangan situasi keamanan secara menyeluruh,” jelasnya.

Pendataan ini mencakup identitas lengkap PMI, lokasi kerja, nomor kontak yang dapat dihubungi, hingga data keluarga yang berada di Prabumulih. Hal ini penting untuk mempercepat koordinasi apabila terjadi situasi darurat.

Tak hanya itu, Disnaker juga secara aktif memantau perkembangan informasi resmi dari pemerintah pusat terkait dinamika konflik di Timur Tengah.

Pemerintah daerah ingin memastikan setiap kebijakan atau langkah yang diambil selaras dengan arahan nasional.

Sanjay menambahkan, pihaknya juga melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat.

Disnaker Prabumulih berkomunikasi dengan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), serta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di negara-negara terdampak.

“Kami terus berkoordinasi dengan instansi pusat serta perwakilan Indonesia di luar negeri untuk memastikan situasi warga kita aman dan terkendali,” katanya.

Sebagai bentuk tanggung jawab daerah, Disnaker Prabumulih juga membuka ruang komunikasi bagi keluarga PMI yang berada di Kota Prabumulih.

Langkah ini dilakukan untuk memberikan rasa tenang serta memastikan keluarga dapat memperoleh informasi resmi.

“Jika terjadi kondisi darurat, Disnaker siap menjadi penghubung antara keluarga dengan instansi pusat. Kami memfasilitasi pengaduan keluarga.

Kategori :