Sementara itu, Rektor UNSRI, Prof Taufiq Marwa dalam sambutannya menyampaikan perkembangan terbaru Universitas Sriwijaya yang saat ini telah berstatus sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).
BACA JUGA:UTBK SNBT di UNSRI Berjalan Sukses dan Lancar, Tingkat Kehadiran Peserta Meningkat
BACA JUGA:UNSRI Sambut Audit Kinerja PTN, Fokus pada Anggaran dan Pemanfaatan Aset
Status ini memberikan otonomi lebih luas bagi UNSRI dalam pengelolaan akademik, keuangan, serta pengembangan inovasi dan kerja sama strategis.
Rektor menegaskan bahwa transformasi menjadi PTNBH merupakan langkah penting dalam meningkatkan daya saing universitas di tingkat nasional maupun internasional.
"UNSRI saat ini terus melakukan penguatan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia yang unggul.
Termasuk adanya Direktorat Kerjasama, Internasionalisasi dan Alumni (DKIA) yang salah satu tugasnya adalah melakukan sinergi bersama calon alumni UNSRI dan IKA UNSRI," Ujarnya.
Lebih lanjut, Rektor menyoroti pentingnya peran alumni dalam mendukung pencapaian visi dan misi universitas.
Ia menekankan bahwa IKA UNSRI memiliki posisi strategis sebagai mitra dalam memperluas jejaring kerja sama, memperkuat reputasi institusi, serta memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.
“Sinergi antara universitas dan alumni merupakan kekuatan besar yang harus terus kita optimalkan.
UNSRI tidak dapat berjalan sendiri tanpa dukungan dan kontribusi para alumninya di berbagai bidang,” tambah Rektor.
Rektor juga menyampaikan sejumlah target capaian UNSRI ke depan, antara lain peningkatan peringkat universitas di level nasional dan global, penguatan riset berbasis inovasi, serta perluasan kolaborasi dengan dunia industri dan pemerintah.
Dalam konteks tersebut, peran IKA UNSRI diharapkan semakin aktif dalam mendukung berbagai program strategis kampus.
Kegiatan rapat kerja dan silaturahmi ini diharapkan menjadi awal penguatan kolaborasi yang lebih konkret antara UNSRI dan IKA UNSRI, guna mewujudkan visi bersama dalam mencetak lulusan yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Ketua Dewan Pakar IKA UNSRI, Dr. Agung Firman Sampurna menyampaikan pandangan strategisnya tentang beberapa isu terkini, ia menyoroti pentingnya kesiapan ekonomi nasional dalam menghadapi dinamika global yang semakin kompleks, perubahan culture SDM dan khususnya terkait perkembangan teknologi dan transformasi digital.
Alumni FE tahun 1990 yang pernah memimpin di BPK ini menegaskan bahwa Indonesia perlu memperkuat fondasi ekonomi agar mampu beradaptasi dengan perubahan besar yang ditandai oleh percepatan inovasi teknologi.