Ia menyebutkan bahwa tantangan ke depan tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kemampuan bangsa dalam merespons disrupsi yang ditimbulkan oleh perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dan revolusi industri.
Menurutnya, era Revolusi Industri 4.0 bahkan telah berkembang menuju fase yang lebih maju dengan integrasi AI, big data, dan otomasi yang semakin mendominasi berbagai sektor kehidupan.
Kondisi ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, serta memiliki kompetensi digital yang kuat.
“Perubahan yang kita hadapi saat ini bukan sekadar perubahan teknologi, tetapi transformasi struktur ekonomi dan sosial secara menyeluruh. Karena itu, kesiapan SDM dan kelembagaan menjadi kunci utama,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dan alumni dalam memperkuat ekosistem inovasi nasional.
Menurutnya, Universitas Sriwijaya sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi memiliki potensi besar dalam mencetak generasi yang mampu bersaing di tingkat global, terutama melalui kolaborasi antara akademisi, alumni, dan dunia industri.
Dalam konteks IKA UNSRI, Dr. Agung Firman Sampurna mendorong agar organisasi alumni dapat menjadi wadah strategis dalam menghubungkan pengetahuan, pengalaman, serta jejaring profesional untuk mendukung pembangunan nasional berbasis inovasi.
Pada kesempatan tersebut, Direktorat Kerja Sama, Internasionalisasi dan Alumni (DKIA) UNSRI melalui Kasubdit Alumni Prof. Ir. Deris Stiawan, Ph.D. IPU.
ASEAN Eng memaparkan sejumlah program yang akan dilakukan tahun 2026, di antaranya Mentorship & Entrepreneurship Bootcamp yang dirancang untuk meningkatkan kompetensi, kepemimpinan, dan jiwa kewirausahaan mahasiswa serta alumni muda melalui pendampingan langsung dari para alumni profesional dan praktisi industri.
“Selain itu, akan dilaksanakan juga HRD Gathering sebagai wadah membangun jejaring strategis antara Universitas Sriwijaya dengan dunia industri dan perusahaan mitra guna membuka peluang kerja sama dalam bidang rekrutmen, pengembangan SDM, hingga peningkatan kualitas lulusan.
Program Alumni Talk juga menjadi agenda penting untuk menghadirkan alumni inspiratif berbagi pengalaman, wawasan karier, serta motivasi kepada mahasiswa dan lulusan baru,” ujarnya.
Dalam mendukung peningkatan serapan alumni, diinfokan juga kegiatan Recruitment Direct Shopping, Campus Hiring, dan Job Fair yang bertujuan mempertemukan lulusan UNSRI secara langsung dengan perusahaan dan mitra industri.
Program ini diharapkan dapat mempercepat proses penyaluran tenaga kerja sekaligus meningkatkan employability lulusan UNSRI di tingkat nasional maupun internasional.
Kolaborasi juga diperkuat melalui kegiatan Visit Industry, Magang, dan Internship guna memberikan pengalaman dunia kerja kepada mahasiswa sebelum memasuki pasar kerja.
Lebih jauh Prof Deris menerangkan, Platform IAMUNSRI sebagai langkah strategis dalam memperkuat keterhubungan antara mahasiswa aktif, lulusan baru (fresh graduate), dan alumni lintas angkatan.
Platform ini dirancang sebagai ekosistem digital yang berfungsi sebagai jembatan kolaborasi dalam pengembangan karier, akademik, dan jejaring professional.