Pindang Tulang Iga Kian Digemari, Kuliner Tradisional yang Naik Kelas

Senin 18-05-2026,10:35 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Bambang

“Boleh saja menikmati pindang tulang iga, tetapi porsinya tetap perlu dijaga. Imbangi dengan sayur dan aktivitas fisik,” ujar seorang ahli gizi dari institusi kesehatan di Jakarta.

Pemerintah daerah di beberapa wilayah juga mulai memanfaatkan popularitas kuliner tradisional sebagai bagian dari promosi pariwisata.

Festival makanan khas daerah sering menghadirkan pindang tulang iga sebagai menu utama untuk menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.

Dalam sebuah festival kuliner nusantara yang digelar awal tahun ini, stan penjual pindang tulang iga menjadi salah satu yang paling ramai dikunjungi.

Banyak pengunjung mengaku tertarik karena aroma rempah yang kuat dan tampilan kuah merah kekuningan yang menggoda selera.

“Rasanya beda dari sop iga biasa. Ada segar-segarnya, pedasnya juga pas,” kata seorang pengunjung festival.

Kuliner tradisional seperti pindang tulang iga dinilai memiliki potensi besar untuk terus berkembang jika dikemas secara modern dan dipromosikan secara konsisten.

Selain memperkuat identitas budaya, makanan khas daerah juga mampu menjadi peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil dan menengah.

Sejumlah chef muda bahkan mulai memperkenalkan pindang tulang iga ke tingkat internasional melalui berbagai pameran makanan dan kompetisi memasak.

Mereka mencoba menghadirkan cita rasa asli Indonesia dengan penyajian yang lebih modern agar mudah diterima pasar global.

Pengamat ekonomi kreatif menilai tren meningkatnya popularitas makanan tradisional merupakan peluang positif bagi industri kuliner nasional.

Menurutnya, Indonesia memiliki kekayaan rempah dan resep daerah yang sangat besar untuk dikembangkan menjadi produk unggulan.

“Kalau dikelola dengan baik, kuliner seperti pindang tulang iga bisa menjadi identitas gastronomi Indonesia di mata dunia,” ujarnya.

Dengan perpaduan rasa khas, sejarah panjang, serta dukungan tren kuliner lokal yang terus berkembang, pindang tulang iga diprediksi masih akan menjadi favorit masyarakat dalam beberapa tahun ke depan.

Sajian sederhana yang dahulu identik dengan masakan rumahan kini perlahan naik kelas dan menjadi bagian penting dari kebangkitan kuliner nusantara.

Kategori :