Banyak ibu rumah tangga memilih menu ini sebagai lauk pendamping nasi karena proses memasaknya cepat. Hanya dengan waktu sekitar 15 hingga 20 menit, tumis labu siam sudah siap disajikan.
BACA JUGA:Mie Ayam Semakin Populer di Indonesia: Dari Gerobak Pinggir Jalan hingga Kuliner Favorit Nasional
BACA JUGA:Bolu Ketan Hitam Keju Lumer Jadi Primadona Baru Kuliner Rumahan
Salah seorang pedagang sayur di Pasar Tradisional Bandung, Rina (42), mengatakan permintaan labu siam meningkat dalam beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, masyarakat kini mulai sadar akan pentingnya makanan sehat namun tetap ekonomis.
“Labu siam sekarang cukup banyak dicari. Banyak pembeli bilang mereka sedang mengurangi makanan berminyak dan lebih memilih sayur tumis,” ujarnya saat ditemui di pasar, Senin pagi.
Tidak hanya populer di kalangan ibu rumah tangga, tumis labu siam juga banyak dibagikan di media sosial dan kanal video memasak.
Salah satu video resep tumis labu siam bahkan mendapat ratusan ribu penonton karena dianggap praktis dan cocok untuk menu harian keluarga.
Dalam dunia kuliner, tumis labu siam dikenal fleksibel karena dapat dikombinasikan dengan berbagai bahan tambahan.
Sebagian orang menyukai tumis labu siam dengan udang agar terasa lebih gurih, sementara lainnya memilih tambahan wortel atau jagung muda untuk menambah cita rasa manis alami.
Para ahli gizi juga menyarankan agar proses memasak labu siam tidak terlalu lama supaya kandungan nutrisinya tetap terjaga.
Penggunaan minyak secukupnya dalam proses menumis dinilai lebih sehat dibandingkan penggunaan santan berlebihan.
Selain menyehatkan, tumis labu siam juga dinilai cocok untuk berbagai kalangan usia. Teksturnya yang lembut membuat menu ini aman dikonsumsi anak-anak hingga lanjut usia.
Bahkan beberapa orang menjadikan tumis labu siam sebagai menu diet harian karena memberikan rasa kenyang lebih lama berkat kandungan seratnya.
Di tengah meningkatnya tren hidup sehat, konsumsi sayuran lokal seperti labu siam dianggap dapat membantu masyarakat mendapatkan asupan gizi dengan biaya terjangkau.
Harga labu siam di pasar tradisional relatif stabil dibandingkan beberapa jenis sayuran lain yang kerap mengalami kenaikan harga.