Menggunakan air purifier dengan filter HEPA mampu menyaring debu, serbuk sari, bulu hewan, hingga partikel kecil lainnya yang memicu alergi.
Pendingin ruangan atau Air Conditioner (AC) yang rutin dibersihkan juga dapat membantu mengurangi kelembapan dan mencegah pertumbuhan jamur yang sering menjadi penyebab kambuhnya alergi.
7. Madu Memiliki Sifat Antialergi Alami
Berbagai penelitian menunjukkan madu memiliki sifat antioksidan, antiradang dan antialergi yang dapat membantu meredakan rhinitis alergi, asma maupun dermatitis atopik.
Madu dapat dikonsumsi secara langsung atau dioleskan pada kulit yang mengalami iritasi ringan akibat alergi.
Namun, madu tidak boleh diberikan kepada bayi berusia di bawah satu tahun karena berisiko menyebabkan botulisme.
Konsumsi madu dapat dilakukan secara langsung atau bisa dicampurkan ke dalam air hangat atau campurkan ke dalam minuman herbal.
8. Lidah Buaya Menenangkan Kulit yang Gatal
Lidah buaya sudah lama dikenal sebagai bahan alami untuk mengatasi iritasi kulit.
Gel lidah buaya memiliki sifat antiradang yang membantu meredakan rasa gatal, kemerahan dan mempercepat penyembuhan ruam akibat alergi.
Agar hasilnya optimal, gel lidah buaya dapat dioleskan pada area yang terkena alergi sebanyak dua kali sehari.
9. Oatmeal Membantu Mengurangi Biduran
Bagi penderita biduran atau bentol-bentol akibat alergi, oatmeal dapat menjadi pilihan alami.
Kandungan antioksidan dan antiradang pada oatmeal membantu mengurangi rasa gatal sekaligus menjaga kelembapan kulit.
Caranya cukup mudah, yaitu dengan mencampurkan oatmeal tanpa rasa yang telah dihaluskan ke dalam air hangat, kemudian digunakan untuk berendam selama beberapa menit.
10. Yoghurt Menjaga Keseimbangan Sistem Imun