Selain itu, terdapat luka lecet pada bagian lengan kanan dan kaki korban.
BACA JUGA:Pengecer Narkoba Lintas Provinsi Diciduk di Lubuklinggau
BACA JUGA:Viral Ancam Sopir Bus ALS Pakai Gunting dan Obeng, Dua Pengamen Ditangkap Polisi
Luka pada bagian kepala tersebut disebut menjadi penyebab korban meninggal dunia.
Sementara itu, berdasarkan keterangan Viki yang merupakan adik kandung korban, Muhammad Al Fajri alias Gogon diketahui memiliki riwayat penyakit epilepsi yang kerap kambuh.
Menurut keterangan keluarga, penyakit tersebut bahkan dapat kambuh satu hingga dua kali dalam sehari.
Kendati demikian, pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jasad korban.
Keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi yang ditandatangani Andi Permana selaku pihak keluarga korban di atas materai Rp10.000.
Hingga proses penanganan selesai sekitar pukul 23.45 WIB, situasi di lokasi penemuan jasad dilaporkan aman dan kondusif.
Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Joni Saibi, menegaskan bahwa pihaknya masih melakukan penanganan sesuai prosedur untuk memastikan rangkaian kejadian yang menyebabkan korban ditemukan meningeal dunia di pinggir rel kereta api tersebut. (yat)