Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Muara Enim juga mengantisipasi dampak asap terhadap kesehatan masyarakat.
BACA JUGA:5 Hari PDAM Mati, Warga Terpaksa Beli Air
BACA JUGA:Cegah Perkawinan Anak, DPPPA Muara Enim Sasar 6 Sekolah
Dinas Kesehatan Kabupaten Muara Enim menyiagakan tim medis sekaligus membagikan sebanyak 4.500 masker gratis kepada warga di sekitar wilayah terdampak karhutla.
Pembagian masker tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisasi risiko gangguan pernapasan atau infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) akibat paparan asap pekat.
Dalam kunjungan tersebut, Plt Bupati Muara Enim juga menyerahkan paket sembako kepada tim Satgas yang bertugas di lapangan.
Bantuan itu diberikan sebagai bentuk dukungan moral dan logistik kepada para personel yang terus berjibaku memadamkan api.
"Saya mengapresiasi kesiapsiagaan seluruh personel gabungan yang terus melakukan penanganan di tengah kondisi sulit.
Menurutnya, upaya tersebut sangat penting untuk melindungi keselamatan masyarakat sekaligus mencegah meluasnya kebakaran," ujar Sumarni, Selasa 15 September 2026.
Terkait penyebab karhutla, Sumarni menyebut kondisi cuaca ekstrem dan kemarau berkepanjangan menjadi faktor yang membuat lahan, terutama tanah gambut, sangat rawan terbakar.
Ia menilai kecil kemungkinan masyarakat setempat sengaja membakar lahan, mengingat sebagian besar keberlangsungan hidup mereka bergantung pada hasil perkebunan.
Meski demikian, Sumarni menegaskan bahwa tindakan hukum tetap akan diterapkan apabila nantinya ditemukan adanya indikasi kesengajaan dalam pembakaran lahan.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan tidak membuka lahan menggunakan cara membakar serta tidak membuang puntung rokok sembarangan yang berpotensi memicu kebakaran.
"Jangan membuka lahan dengan cara membakar dan jangan membuang puntung rokok sembarangan. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan," imbaunya.
Sumarni juga mengajak masyarakat untuk berdoa agar hujan segera turun sehingga dapat membantu mengatasi kondisi kemarau dan mengurangi risiko meluasnya karhutla di Kabupaten Muara Enim.(ozi)