Datangi Subdenpom Prabumulih, Warga Arimbi Laporkan Dugaan Penimbunan BBM Ilegal

Rabu 30-09-2026,12:03 WIB
Reporter : Prabu
Editor : Bambang

Sementara itu, Jasman, salah seorang warga yang ikut datang dan memberikan keterangan sebagai saksi, mengaku mengetahui lokasi yang disebut sebagai titik awal kebakaran.

Menurut Jasman, bangunan yang terbakar tersebut bukan rumah, melainkan bangunan yang diduga digunakan untuk menyimpan BBM jenis solar.

“Jadi yang terbakar punya D itu bukan rumah, tapi gudang penyimpanan BBM. Gudang itu berada di samping rumah D.

Sedangkan rumah Meriska di belakang. Rumah saya sekitar 30 meter dari lokasi, saya jelas melihat itu gudang,” ungkap Jasman.

Jasman mengklaim bangunan tersebut telah digunakan sebagai tempat penyimpanan solar selama sekitar empat hingga lima tahun.

Ia mengaku mengetahui aktivitas tersebut karena melihat sejumlah drum berada di dalam maupun sekitar bangunan.

“Saya tahu penimbunan solar itu saat kejadian kebakaran karena banyak drum. Saya ikut memadamkan api saat kebakaran. Api dimatikan pakai air justru tidak mati. Menurut saya itu BBM solar,” katanya.

Selain melihat sejumlah drum, Jasman juga mengaku melihat sebuah mobil meninggalkan lokasi ketika kebakaran berlangsung.

Setelah kendaraan tersebut pergi, ia menyebut terdapat cairan yang diduga solar tumpah di badan jalan.

Meski demikian, dugaan penimbunan BBM ilegal yang disampaikan warga tersebut masih berupa laporan dan kesaksian dari pihak pelapor.

Belum ada keterangan resmi yang mengonfirmasi adanya aktivitas penimbunan BBM ilegal di lokasi tersebut.

Begitu pula dengan penyebab pasti kebakaran pada 19 Agustus 2026.

Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi yang memastikan bahwa kebakaran tersebut disebabkan oleh keberadaan BBM yang disebut warga berada di bangunan tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, PALPOS.CO juga belum memperoleh konfirmasi dari Komandan Subdenpom Prabumulih, Lettu A Yanuarrahman SH, mengenai laporan yang disampaikan warga.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, Lettu A Yanuarrahman sedang menjalankan ibadah umrah sehingga belum dapat dimintai keterangan terkait laporan tersebut.

Dengan demikian, berbagai dugaan yang disampaikan warga masih memerlukan pemeriksaan dan klarifikasi dari pihak berwenang untuk memastikan fakta sebenarnya mengenai keberadaan BBM, fungsi bangunan, serta penyebab kebakaran yang terjadi pada Agustus lalu. (abu)

Kategori :