Triumph Thruxton 400 vs Tracker 400: Selisih Rp6 Juta, Pilih Mana?

Minggu 11-10-2026,09:24 WIB
Reporter : Koer
Editor : Bambang

-Slipper assist clutch: membantu meringankan pengoperasian kopling dan mengurangi efek hentakan roda belakang ketika menurunkan gigi dalam kondisi tertentu.

-Traction control: membantu mengendalikan selip roda belakang dan dapat dinonaktifkan sesuai pengaturan yang tersedia.

-Dual-channel ABS: membantu mencegah roda depan maupun belakang terkunci saat pengereman keras.

Kombinasi fitur tersebut memberikan dukungan keselamatan dan kenyamanan berkendara tanpa menghilangkan daya tarik desain klasiknya.

Namun, perlu diingat bahwa fitur elektronik tetap memiliki batas kemampuan. 

Pengendara harus menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan serta menjaga teknik pengereman yang benar.

Mana yang Lebih Cocok untuk Harian dan Touring?

Jangan sampai salah pilih hanya karena terpikat desainnya,.

Triumph Thruxton 400 layak dipertimbangkan bagi pengendara yang mengutamakan gaya café racer, posisi berkendara sporty, dan karakter ban jalan raya.

Motor ini cocok bagi mereka yang ingin menikmati sensasi berkendara dengan tampilan klasik yang kental. 

Namun, posisi menunduk perlu diperhitungkan apabila motor akan digunakan setiap hari untuk melewati kemacetan atau perjalanan panjang.

Sementara itu, Triumph Tracker 400 menawarkan alternatif bagi pengendara yang menyukai desain lebih sederhana dan posisi berkendara tegak.

Setang lebarnya berpotensi memberikan kendali yang lebih leluasa dalam manuver perkotaan. 

Karakter tersebut bisa menjadi pertimbangan menarik bagi pengendara yang lebih sering menggunakan motor untuk mobilitas sehari-hari.

Untuk touring, keduanya tetap perlu dinilai berdasarkan kenyamanan jok, perlindungan terhadap angin, kapasitas tangki, dan ergonomi ketika menempuh perjalanan jauh. 

Thruxton 400 Menjual Gaya Sporty, Tracker 400 Mengandalkan Karakter Unik

Kategori :