Realisasi Kampung Tangguh Anti Narkoba, Polres Koordinasikan Dengan Pemkot

Realisasi Kampung Tangguh Anti Narkoba, Polres Koordinasikan Dengan Pemkot

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, dijumpai Rabu (12/10).Foto: Maryati/Palpos.id--

LUBUKLINGGAU, PALPOS.ID -  Wacana pembentukan kampung tangguh anti narkoba di setiap kelurahan menjadi atensi Kapolres Lubuklinggau. Untuk merealisasikan hal itu, jajaran Polres Lubuklinggau telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (Pemkot) setempat.

 

"Kita sudah koordinasi tingkat bawah kepada Pemkot untuk setiap kelurahan kita buat kampung tangguh anti narkoba," ungkap Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, dijumpai Rabu (12/10).

 

Menurutnya, bila hanya satu atau dua kampung tangguh anti narkoba, itu tidak efektif. Karena peredaran narkoba di Lubuklinggau sangat tinggi.

 

"Kenapa saya bilang begitu? Karena banyaknya masyarakat Lubuklinggau yang terlibat penyalagunaan narkoba," katanya.

 

Itu semua dibuktikan dengan ungkap kasus yang ada di Polres Lubuklinggau. Dimana pelaku kejahatan yang telah berhasil ditangkap, melakukan kejahatan lain dan hasilnya dibelikan narkoba. "Pelaku kejahatan lain yang kita tangkap hasilnya kebanyakan untuk beli narkoba," ujar Harissandi.

 

Sama halnya lanjut Harissandi, dengan pengakuan pelaku kasus penggelapan mobil yang telah ditangkap pada Selasa (11/10). Ternyata uang hasil kejahatannya juga untuk beli narkoba.

 

Dengan dibentuknya kampung tangguh anti narkoba disetiap kelurahan, diharapkan lebih efektif dan optimal dalam pemberantasan narkoba, meski tidak bisa hilang 100 persen. "Kalau hanya satu atau dua sementara banyak kelurahan tentu hasilnya juga tidak optimal," pungkas Harissandi. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: