Pidsus Polres OKU Sidak Harga Sembako di Pasar Tradisional Baturaja

Pidsus Polres OKU Sidak Harga Sembako di Pasar Tradisional Baturaja

Tim Pidsus Polres OKU saat memantau harga beras di sejumlah pasar tradisional di Kota Baturaja. Foto: Eko/Palpos.id--

BATURAJA, PALPOS.ID - Sat Reskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Unit Pidana Khusus (Pidsus) melaksanakan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap harga sembako di Pasar Tradisional Baturaja.

Kanit Pidsus Sat Reskrim Polres OKU, IPDA Yendra Aprizal SH, menyatakan bahwa personelnya telah mengunjungi setiap toko sembako di beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Baturaja.

“Kami melakukan kunjungan ke setiap toko untuk memantau harga beras yang telah mengalami kenaikan beberapa waktu lalu” katanya.

Sejak beberapa hari yang lalu, pihaknya telah memantau harga kebutuhan pokok, terutama beras. “Harga beberapa jenis beras telah mengalami penurunan. Meskipun demikian, masih ada beberapa yang bertahan dengan harga sebelumnya sekitar Rp 16 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Di lapangan, terlihat bahwa harga beras telah turun sebesar Rp 500 perkg. Contohnya, harga beras medium IR 64 dan beras premium telah turun dari Rp 15 ribu menjadi Rp 14.500 per kilogramnya.

BACA JUGA:Bulog Pastikan Stok Beras Aman Selama Ramadhan 1445 H

BACA JUGA:Harga Beras di OKU Termurah Tembus Rp14 Ribu Perkg

Selain itu, harga beras jenis lain seperti beras SPHP telah turun dari Rp 16 ribu menjadi Rp 15.500 per kilogram.

Meskipun harga beras cap IR 64 masih tetap Rp 16 ribu, tetapi terjadi penurunan secara umum meskipun belum signifikan. Oleh sebab itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perdagangan Kabupaten OKU untuk membandingkan data.

“Dari data yang kami dapatkan bersama Dinas Perdagangan, terlihat adanya penurunan harga beras di Pasar Tradisional Baturaja, meskipun belum signifikan,” tambahnya.

Dengan memasuki bulan Ramadhan, biasanya terjadi peningkatan harga sembako. Oleh karena itu, pihaknya akan terus memantau harga kebutuhan pokok baik di pasar maupun di tingkat distributor, dan akan melaporkannya kepada pimpinan.

“Kami berharap bersama-sama agar harga sembako tetap stabil, bahkan dapat turun. Semoga kita semua mendapat kemudahan,” tutup Ipda Yendra Aprizal. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: