Ikan Salai : Menjelang Ramadhan Permintaan Ikan Asap ini Meningkat Signifik Loh

Ikan Salai : Menjelang Ramadhan Permintaan Ikan Asap ini Meningkat Signifik Loh

Proses pembuatan ikan salai, di Kota Lubuklinggau.-Foto : Maryati-

Ikan salai sendiri termasuk primadona di bulan Ramadhan. Terbukti, permintaan ikan salai menjelang Ramadhan meningkat signifikan.

Dalam sehari permintaan ikan salai menjelang Ramadhan rata-rata mencapai  sekitar 100 kg perhari. Namun di hari-hari biasa hanya separuh dari jumlah itu.

BACA JUGA:Menjelajahi Kelezatan Es Dawet: Ragam Variasi Rasa yang Membuat Lidah Bergoyang

BACA JUGA:Cendol vs. Dawet: Perbandingan Dua Icon Minuman Tradisional Indonesia

Dikatakan Teguh, pemasaran ikan salai yang diproduksinya tidak hanya di Kota Lubuklinggau, namun dia juga memenuhi permintaan dari sejumlah daerah dari provinsi tetangga seperti Bengkulu.

"Jadi kita sudah punya pelanggan sendiri, selain untuk jual sendiri kita juga suplay ke pedagang lain baik di dalam kota maupun luar kota bahkan luar Provinsi," ungkap Teguh. 

Hal itu menurut teguh karena permintaan dari konsumen saat Ramadan meningkat. 

"Ikan Salai bisa diolah menjadi pelezat kuah lontong, kuah Burgo, celimpungan, atau bisa juga menjadi menu masakan utama seperti gulai pindang, gulai lemak," kata Teguh.

BACA JUGA:Dawet: Menikmati Sensasi Segarnya Minuman Tradisional Indonesia

BACA JUGA:Kolang-Kaling: Menguak Keunikan Rasanya yang Asam dan Kelezatan di Baliknya

 Bahkan saat sahur, ikan salai sangat membantu jika telat bangun.

"Ikan Laos digoreng kemudian disiram saus kecap, nikmatnya luar biasa dan waktu untuk menyiapkannya tidaklah lama, jadi sangat cocok untuk menemani sahur jika bangunnya sudah mepet waktu imsak," tutur Teguh.

Nah untuk kamu darimana dan dimanapun berada yang masih asing dengan yang namanya ikan salai, jangan kaget jika kamu ketagihan setelah icip-icip olahan ikan salai.

Semoga informasi ini menambah referensi kamu tentang ikan salai. Terimakasih. ***

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: