Dua Ruangan Kantor PUPR Kabupaten Muba digeledah KPK

Dua Ruangan Kantor PUPR Kabupaten Muba digeledah KPK

Tim KPK usai menggeledah dua Ruangan di dinas PUPR Muba.-Foto:dokumen palpos-

SEKAYU, PALPOS.ID - Dinas Pekerjaan umum dan penataan ruang (PUPR) kabupaten Muba mendadak ramai serta dijaga puluhan aparat kepolisian.

Dari informasi yang di himpun, dinas PUPR sedang digeledah oleh komisi pemberantasan korupsi (KPK) terkait masalah pinjaman PT SMI.Selasa 4 Februari 2025.

Guna mencari bukti untuk pemeriksaan dalam pekerjaan jalan Tebing bulang - KM 11 - Jirak ( jirak Talang Mandung dan Jirak - Layan Bangkit jaya) - Jembatan Gantung Talang Simpang - Sp Rukun Rahayu tahun 2018 - 2019.

Dalam pekerjaan Jalan sepanjang 57.90 k/m dibangun dengan menelan biaya Rp 200 miliar, menggunakan dana berasal dari pinjaman Pemkab Muba dari Perusahaan Badan Milik Negara ( BUMN ) melalui PT.

BACA JUGA:Bupati Muba H M Toha Sampaikan Pidato Perdana di Rapat Paripurna DPRD

BACA JUGA:Unit Pidsus Sat Reskrim Polres Muba Monitor Harga Bahan Pokok, Ini Hasilnnya

Sarana Multi Infrastruktur ( PT. SMI ). Proyek tersebut dikerjakan oleh kontraktor Conbloc Infratecno Istaka Karya Jo.

Kepala dinas PUPR Kabupaten Muba Alva Elan membenarkan adanya tim KPK melakukan penggeledahan di kantor PUPR.

"Ya, benar mereka melakukan penggeledahan di dua ruangan yakni ruangan kepala dinas dan ruangan bendahara," jelas Alva.

Dijelaskan Alva, bahwa dari hasil penggeledahan di dua ruangan tersebut tim KPK tersebut tidak ada membawa berkas dan barang elektronik tambahan," paparnya.

BACA JUGA:Serah Terima Jabatan Bupati Musi Banyuasin: Momen Bersejarah untuk Muba Maju Lebih Cepat

BACA JUGA:Bulan Ramadan, Dalami Keimanan Warga Binaan Lapas Sekayu Gelar Salat Tarawih Berjamaah

Lanjutnya, penggeledahan tersebut terkait PT SMI pekerjaan jalan Tebing bulang - KM 11 - Jirak ( jirak Talang Mandung dan Jirak - Layan Bangkit jaya) - Jembatan Gantung Talang Simpang - Sp Rukun Rahayu tahun 2018 - 2019.

"Untuk teknisnya kami tidak tahu pasti, karena saya tidak terlibat atas kejadian tersebut," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: