Gas Melon Langka di OKU, Kalaupun Ada Harganya ‘Selangit’

Gas melon isi 3 Kg.-Fhoto: Istimewa-
BATURAJA, PALPOS.ID - Masyarakat Kabupatem Ogan Komering Ulu (OKU), saat ini kesulitan untuk mendapatkan gas Melon atau gas tabung 3 Kg, kalaupun ada warga harus merogoh kocek ‘selangit’ (mahal red) tidak sesuai dengan harga yang ditentukan bahkan di beberapa tempat diketahui mencapai harga Rp 35 ribu per tabungnya.
Kondisi ini diketahui terjadi sejak akhir puas hingga pasca lebaran idul fitri 1446 Hijriah.
“Kalau saya tadi sudah keliling mencari ke warung dan pangkalan, tapi tidak mendapatkan tabung gas.
Barulah saya dapat di salah satu warung harganya pun Rp35 ribu per tabungnya,” ungkap Indra salah satu warga Kelurahan Sekarjaya, pada Jumat (4/4/2025).
BACA JUGA:Layanan Air Makin Berkualitas, Bupati OKU dan Perumda Tirta Raja Torehkan Penghargaan
BACA JUGA:Cekcok Berujung Penganiayaan di OKU, Dua Orang Luka Akibat Sajam
Warga mengaku, tidak bisa berbuat banyak harus memaksakan membeli tabung gas dengan harga yang mahal.
“Sebenarnya kalau harga sedikit tak masalah, ini sudah susah mencarinya harganya pun mahal, “tambah Erik warga Sukaraya.
Hasil investigasi dilapangan, dibeberapa pangkalan pun warga susah untuk mendapatkan tabung gas bersubsidi ini.
Bahkan terpantau banyak tabung gas masuk ketika tiba saatnya warga hendak membeli kesulitan dan dibatasi.
BACA JUGA:Panen Hasil Kebun Sekolah, Disantap Bersama Guru dan Siswa SMAN 4 OKU
BACA JUGA:Aipda Hadi Suhendra, Polisi Da’i dari OKU, Diundang Jadi Narasumber di Polri TV
Dan anehnya lagi, kelangkaan ini diakui warga sulit didapat dipangkalan-pangkalan yang ada di kota Baturaja. Hal ini menjadi tanda tanya besar masyarakat.
Beberapa warga mengaku, sering melihat pangkalan mengeluarkan tabung gas menggunakan mobil kecil untuk diangkut entah kemana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: