Pemekaran Wilayah Sumatera Utara: Wacana Pembentukan Provinsi Sumatera Barat Daya Fokus Pengelolaan SDA

Pemekaran Wilayah Sumatera Utara: Wacana Pembentukan Provinsi Sumatera Barat Daya Fokus Pengelolaan SDA.--Dokumen Palpos.id
Usulan pembentukan Provinsi Sumatera Barat Daya ini dilatarbelakangi oleh keinginan masyarakat di wilayah Mandailing Natal dan sekitarnya untuk memiliki pemerintahan yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan mereka.
Selain itu, faktor ekonomi juga menjadi pendorong utama dengan banyaknya potensi yang masih belum tergarap maksimal.
Potensi Ekonomi Unggulan
Wilayah calon Provinsi Sumatera Barat Daya memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dan beragam sektor unggulan yang berpotensi menjadi tulang punggung perekonomian.
Berikut adalah beberapa sektor utama yang diandalkan:
1. Pertambangan: Emas dan Batubara di Mandailing Natal
Mandailing Natal dikenal memiliki kandungan emas dan batubara yang kaya.
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Sumatera Utara: Wacana Pembentukan 12 Kabupaten dan Kota Baru Sebagai Kebutuhan
Aktivitas pertambangan di wilayah ini sudah berlangsung cukup lama, namun dengan pemekaran, diharapkan tata kelola pertambangan menjadi lebih baik dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat lokal.
Pemerintah daerah nantinya bisa lebih fokus dalam mengelola hasil tambang dengan regulasi yang lebih ketat, sehingga mencegah eksploitasi berlebihan dan memastikan keuntungan ekonomi yang berkelanjutan.
2. Pertanian: Sentra Padi dan Karet
Selain pertambangan, sektor pertanian juga menjadi andalan bagi calon Provinsi Sumatera Barat Daya.
Kabupaten Padang Lawas dan Padang Lawas Utara memiliki lahan pertanian yang subur, dengan produksi utama berupa padi dan karet.
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Aceh: Wacana Pembentukan Dua Provinsi Baru untuk Menjaga Keutuhan NKRI
BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Pulau Jawa: Wacana Pembentukan 10 Provinsi Baru untuk Pemerataan Pembangunan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: palpos.disway.id