Dukung Swasembada Energi, PEP Adera Field Tingkatkan Produksi Minyak Hingga 46 Persen di Awal Tahun 2025

Rabu 26-02-2025,10:35 WIB
Reporter : Prabu
Editor : Dahlia

PRABUMULIH, PALPOS.ID - PT Pertamina EP (PEP) Adera Field terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung swasembada energi nasional dengan meningkatkan produksi minyak dan gas secara signifikan di awal tahun 2025. 

DIawal tahun 2025 ini PEP Adera Field mencatatkan kinerja positif dengan peningkatan produksi minyak dan gas yang mengesankan, mencerminkan upaya perusahaan dalam memenuhi kebutuhan energi yang terus meningkat.

Berdasarkan laporan terbaru, produksi minyak di Adera Field mengalami kenaikan sebesar 46% dari 2.587 barel per hari (bopd) pada tahun 2024 menjadi 3.786 bopd di bulan Januari 2025. 

Sementara itu, produksi gas juga menunjukkan kinerja yang sangat baik, dengan peningkatan 65% dari 10,66 juta standar kaki kubik per hari (mmscfd) pada tahun 2024 menjadi 17,6 mmscfd di bulan yang sama tahun ini.

BACA JUGA:Heboh!! ODGJ di Prabumulih Mengamuk di Toko Kosmetik

BACA JUGA:Gelar Bazal Amal, Ketua DWP Inspektorat Prabumulih: Hasilnya Akan Disumbangkan ke Panti Asuhan

Kenaikan produksi ini menjadi salah satu pencapaian penting bagi PEP Adera Field dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai swasembada energi.

Field Manager Adera, Adam Syukron Nasution, menjelaskan bahwa peningkatan produksi tidak hanya dilakukan dengan mempertahankan tingkat produksi saat ini, tetapi juga melalui peningkatan kegiatan pemboran untuk menambah jumlah output. 

“Kami berupaya untuk meningkatkan produksi Adera Field secara berkelanjutan.

Salah satu metode yang kami terapkan adalah pemboran clustering, yang terbukti efektif dalam mendukung upaya produksi kami,” ungkap Adam.

BACA JUGA:Sidak Jelang Puasa Ramadhan 2025, Wawako Prabumulih Ingatkan Pedagang Tidak Menaikan Harga Diluar Ketentuan

BACA JUGA:Seorang Pelaku Pengeroyokan di Pondok Makan Asiyah Prabumulih Ditangkap Team Singo Timur

Metode pemboran clustering yang diterapkan oleh PEP Adera Field memiliki keunggulan dalam efisiensi waktu dan biaya.

Dengan menggunakan metode ini, waktu mobilisasi rig dapat diminimalisir, sehingga proses pemboran menjadi lebih cepat dan efisien.

Selain itu, inisiatif pembuatan jalur pipa produksi satelit/clustering juga dilakukan, di mana sumur-sumur bor baru akan menggunakan jalur tersebut.

Kategori :