Martabak Tahu Kulit Lumpia, Camilan Sederhana yang Kian Digemari Masyarakat

Sabtu 27-12-2025,10:33 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Bahkan, tidak sedikit pedagang kaki lima yang menambahkan martabak tahu kulit lumpia ke dalam daftar menu mereka.

BACA JUGA:Cilor : Cemilan Legendaris yang Menggoda Lidah Anak Kota

BACA JUGA:Cimol Mozarella, Inovasi Jajanan Tradisional yang Kian Digemari Masyarakat

Di beberapa daerah, martabak tahu kulit lumpia dijual dengan harga yang sangat terjangkau, mulai dari seribu hingga beberapa ribu rupiah per potong.

Harga tersebut menjadikannya camilan ramah di kantong, terutama bagi pelajar dan mahasiswa.

Selain itu, ukurannya yang tidak terlalu besar membuat camilan ini cocok dinikmati kapan saja, baik sebagai teman minum teh sore maupun sebagai pengganjal lapar.

Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap camilan ini, inovasi pun mulai bermunculan.

Beberapa penjual menghadirkan variasi rasa dengan menambahkan keju, daging cincang, atau cabai rawit ke dalam isian.

Ada pula yang menyajikannya dengan berbagai pilihan saus, seperti saus sambal, saus kacang, atau saus mayo, untuk menyesuaikan dengan selera konsumen masa kini.

Martabak tahu kulit lumpia juga kerap dijadikan sebagai hidangan rumahan. Banyak orang memilih membuatnya sendiri karena prosesnya yang mudah dan tidak memerlukan peralatan khusus.

Selain itu, camilan ini dapat menjadi alternatif makanan ringan yang praktis untuk disajikan saat berkumpul bersama keluarga atau tamu.

Dengan sedikit kreativitas, martabak tahu kulit lumpia bisa disajikan dalam tampilan yang menarik dan menggugah selera.

Dari sisi gizi, martabak tahu kulit lumpia mengandung protein nabati yang berasal dari tahu. Meski digoreng, camilan ini tetap dapat menjadi pilihan yang cukup mengenyangkan jika dikonsumsi secara wajar.

Beberapa orang bahkan memilih mengolahnya dengan cara dipanggang atau digoreng menggunakan sedikit minyak untuk mengurangi kandungan lemak.

Kehadiran martabak tahu kulit lumpia menunjukkan bahwa kuliner sederhana tetap memiliki tempat di hati masyarakat.

Di tengah maraknya makanan modern dan internasional, camilan tradisional dengan sentuhan kreatif justru mampu bertahan dan bersaing.

Kategori :