Dengan berbekal pengalaman yang sudah ada, warga ini sudah tahu langkah-langkah yang harus dilakukan untuk evakuasi ular tersebut.
BACA JUGA:Polisi Dalami Insiden Berdarah Penjaga Keamanan Pasar Inpres, Ternyata Ini Penyebabnya
Warga menduga kemunculan ular-ular tersebut dipicu oleh perubahan iklim dan kondisi cuaca yang menyebabkan lingkungan menjadi lebih lembap, sehingga ular keluar dari sarangnya untuk mencari makan.
“Cuaca sekarang lembap dan basah, mungkin ularnya cari makan. Apalagi wilayah kami ini dekat dengan Sungai Kelingi,” tambah Dono.
Kondisi tersebut membuat warga merasa khawatir, terutama karena kobra merupakan ular berbisa yang berbahaya bagi manusia.
Sebagai langkah pencegahan, Dono, mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, membersihkan tumpukan kayu, semak-semak, serta memastikan tidak ada celah yang dapat menjadi tempat persembunyian ular.
“Kami imbau warga untuk rajin bersih-bersih lingkungan supaya tidak jadi sarang ular,” pungkasnya. (yat)