Paru Sapi Balado, Kuliner Tradisional Minang yang Tetap Bertahan di Tengah Tren Makanan Modern

Kamis 01-01-2026,08:00 WIB
Reporter : Dahlia
Editor : Rhyca

Di daerah asalnya, Sumatra Barat, paru sapi balado kerap disajikan dalam berbagai acara adat maupun perayaan keluarga.

BACA JUGA:Gado-gado, Kuliner Tradisional Indonesia yang Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

BACA JUGA:Pindang Ikan Patin, Kuliner Tradisional yang Terus Bertahan di Tengah Arus Modernisasi

Hidangan ini dianggap sebagai simbol kekayaan kuliner Minang yang memanfaatkan seluruh bagian sapi tanpa menyisakan bahan.

Filosofi ini sejalan dengan budaya masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan dan kearifan lokal.

Namun demikian, pengolahan paru sapi balado memerlukan ketelitian dan pengalaman.

Paru sapi harus dibersihkan secara menyeluruh dan direbus dengan daun jeruk atau rempah tertentu untuk menghilangkan bau khasnya.

Jika proses ini tidak dilakukan dengan benar, aroma paru dapat mengganggu cita rasa keseluruhan hidangan. Oleh karena itu, tidak semua orang mampu mengolah paru sapi balado dengan hasil yang maksimal.

Dari sisi gizi, paru sapi balado mengandung protein hewani yang cukup tinggi. Paru sapi juga mengandung zat besi yang bermanfaat bagi tubuh, meskipun konsumsinya tetap harus dibatasi.

Kandungan lemak dan kolesterol yang cukup tinggi membuat menu ini disarankan untuk dikonsumsi secara wajar, terutama bagi penderita kolesterol tinggi atau gangguan jantung.

Seiring berkembangnya zaman, paru sapi balado mengalami berbagai inovasi penyajian.

Beberapa rumah makan menghadirkan versi paru balado kering yang lebih renyah dan tahan lama, sehingga cocok dijadikan lauk kemasan atau oleh-oleh khas.

Ada pula yang mengombinasikannya dengan daun jeruk atau cabai hijau untuk memberikan sensasi rasa yang berbeda tanpa meninggalkan karakter aslinya.

Media sosial turut berperan dalam menjaga popularitas paru sapi balado. Banyak konten kreator kuliner yang mengulas menu ini, baik dari segi rasa maupun proses pembuatannya.

Video paru balado yang digoreng hingga kering lalu disiram sambal pedas sering kali menarik perhatian warganet dan memicu rasa penasaran untuk mencicipinya.

Pakar kuliner menilai keberlangsungan menu tradisional seperti paru sapi balado sangat bergantung pada generasi muda.

Kategori :