Jembatan sementara tersebut dirancang agar dapat dilalui pejalan kaki dan kendaraan roda dua, sehingga aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat tetap berjalan meskipun belum sepenuhnya normal.
BACA JUGA:Karena Masalah Sepele, Pria Asal Sungai Pinang Ogan Ilir Ini Ditangkap Polisi
BACA JUGA:Tinjau Jembatan Lubuk Rukam–Muara Kumbang yang Ambruk, Panca: Kita Akan Perbaiki Dalam Waktu Sebulan
Ruslan menegaskan bahwa wilayah Lubuk Rukam dan Muara Kumbang tidak sepenuhnya terisolasi meskipun jembatan tersebut putus.
Masyarakat masih memiliki beberapa akses alternatif yang bisa digunakan untuk bepergian dan mengangkut hasil pertanian.
Akses alternatif tersebut antara lain melalui jalan Desa Kartabayang yang tembus ke Kecamatan Rantau Alai, serta jalur menuju Jalan Lintas Timur yang kondisinya cukup baik.
Selain itu, terdapat pula ruas jalan lain yang telah dicor beton dan diaspal hingga perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), sehingga tetap mendukung mobilitas warga.