Tak hanya itu, bakso aci modern kini hadir dengan beragam topping seperti ceker ayam, pilus cikur, tulang rangu, cuanki lidah, hingga batagor kering.
BACA JUGA:Ayam Goreng Lengkuas Bumbu Rempah, Cita Rasa Tradisional yang Tak Pernah Lekang oleh Waktu
BACA JUGA:Ayam Suwir Sambal Matah: Perpaduan Pedas Segar yang Menggugah Selera
Kombinasi ini membuat pengalaman menyantap bakso aci semakin kaya rasa dan tekstur.
Inovasi lain yang tak kalah menarik adalah kehadiran bakso aci instan dalam kemasan. Produk ini memungkinkan penikmatnya untuk menikmati bakso aci di rumah dengan cara yang praktis.
Cukup menyeduh atau merebus bahan yang tersedia dalam kemasan, semangkuk bakso aci hangat siap disantap dalam hitungan menit.
Meningkatnya minat masyarakat terhadap bakso aci membuka peluang bisnis yang menjanjikan.
Banyak pelaku usaha kuliner yang menjadikan bakso aci sebagai produk andalan, baik dalam bentuk gerai tetap, waralaba, maupun penjualan daring.
Modal yang relatif terjangkau menjadi salah satu alasan mengapa usaha bakso aci diminati.
Bahan baku utama berupa tepung tapioka dan bumbu dapur mudah didapat dengan harga yang stabil. Selain itu, variasi topping dapat disesuaikan dengan segmentasi pasar yang dituju.
Beberapa pelaku usaha bahkan mengemas bakso aci dengan konsep kekinian, seperti penyajian dalam mangkuk ramah lingkungan atau desain kemasan yang menarik untuk pasar anak muda.
Strategi promosi melalui platform digital juga terbukti efektif dalam menjangkau konsumen baru.
Meski terlihat sederhana, membuat bakso aci yang enak membutuhkan teknik khusus agar teksturnya tidak terlalu keras atau terlalu lembek.
Perbandingan antara tepung dan air harus tepat agar menghasilkan kekenyalan yang pas.
Selain itu, persaingan yang semakin ketat menuntut pelaku usaha untuk terus berinovasi.
Beberapa di antaranya menghadirkan varian kuah seblak, kuah tom yum, hingga kuah kari untuk memberikan pilihan rasa yang berbeda.