Untuk posisi pivot, Muhammad Faturrahman dan Kris Daniel Yeimo siap bersaing sebagai ujung tombak.
BACA JUGA:Hasil Barcelona Vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak Klasemen La Liga.
BACA JUGA:Hasil Osasuna Vs Real Madrid 2-1, Penalti Budimir dan Gol Akhir Bikin Madrid Terpukul.
Menariknya, beberapa pemain bertanda khusus sebelumnya tampil di Piala Asia Futsal 2026, seperti Dewa Rizki dan Yogi Saputra.
Namun secara keseluruhan, skuad kali ini memang didominasi pemain lapis kedua.
Strategi atau Risiko?
Keputusan menurunkan kekuatan rotasi tentu mengundang perdebatan. ASEAN Futsal Championship bukan turnamen ringan.
Thailand sebagai tuan rumah dikenal kuat, belum lagi Vietnam dan Malaysia yang terus berkembang.
Namun bagi Souto, keberanian memberi jam terbang kepada pemain pelapis adalah investasi. Jika ingin bersaing di level Asia bahkan dunia, Indonesia tak bisa bergantung pada 7-8 pemain inti saja.
“Kedalaman skuad adalah kunci,” menjadi pesan tak tertulis dari pemanggilan kali ini.
Tetap Juara
Meski komposisi berbeda, ambisi tetap sama: juara. Garuda Futsal tak boleh lengah. Menganggap remeh lawan justru bisa menjadi bumerang.
Turnamen ini akan menjadi panggung pembuktian. Siapa yang siap mental, siapa yang layak mengunci satu dari 14 tiket final, akan terlihat dalam beberapa pekan ke depan.
ASEAN Futsal Championship 2026 bukan hanya soal trofi. Ini tentang fondasi masa depan Timnas Futsal Indonesia.
Saatnya dukung Garuda Futsal. Thailand menanti. April akan menjadi bulan pembuktian.