BATURAJA, PALPOS.CO - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), mengimbau masyarakat di wilayah itu agar waspada terhadap banjir akibat cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi selama beberapa hari kedepan.
Kepala BPBD OKU, Januar Efendi, Minggu (29/3) mengatakan bahwa berdasarkan peringatan dini dari BMKG merilis bahwa hujan deras yang terjadi di Kabupaten OKU tadi malam hingga pagi hari dipengaruhi oleh adanya daerah konvergensi dan belokan angin di wilayah Sumatera Selatan.
Hal ini menyebabkan hujan tidak hanya berdurasi lama (persisten), tetapi juga memiliki intensitas sedang hingga lebat yang berpotensi menimbulkan dampak bencana banjir.
"Kondisi tersebut diprediksi terjadi selama beberapa hari kedepan sehingga harus diwaspadai bersama," tegasnya.
BACA JUGA:Jalan ke Talang Aman Batukuning OKU Rusak Parah
BACA JUGA:Langsung Pantau Pembagian Bansos, Bupati Berharap Atur Penggunaan Sesuai Kebutuhan
Masyarakat khususnya yang bermukim di daerah rawan bencana diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi basah akibat cuaca ekstrem.
Sejuah ini, kata dia, pihaknya telah memetakan sebanyak 11 kecamatan di Kabupaten OKU rawan banjir dan tanah longsor saat musim hujan.
Adapun 11 kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Muara Jaya, Ulu Ogan, Pengandonan, Semidang Aji, Sosoh Buay Rayap, Baturaja Timur, Baturaja Barat, Peninjauan, Lengkiti, Kedaton Peninjauan Raya, dan Lubuk Raja.
Dia menjelaskan, daerah-daerah ini dipetakan rawan bencana karena letak geografisnya berada di lereng bukit dan dekat dengan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ogan.
BACA JUGA:Sita Lapak Pedagang di Tamkot Baturaja
BACA JUGA:Curi Lampu Sorot PLTU Keban Agung, Warga OKU Diciduk Polisi
Selain memetakan daerah rawan bencana, kata dia, pemerintah daerah setempat juga saat ini memperpanjang status siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor menghadapi puncak musim hujan yang diprediksi terjadi pada akhir Maret 2026.
Dalam penetapan status pihaknya meningkatkan kapasitas personel penanggulangan bencana agar banjir dan tanah longsor dapat ditanggulangi sedini mungkin guna mengantisipasi korban jiwa.
"Untuk mengetahui detail prakiraan cuaca harian hingga level desa/kelurahan dan pembaruan terkini, kami juga mengimbau masyarakat untuk memantau secara berkala pada website https://cuaca.bmkg.go.id/ dan aplikasi InfoBMKG," ujar dia. (len)