MUSI RAWAS, PALPOS.CO - Warga Desa Semete, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas (Mura), Senin 18 Mei 2026, sekitar pukul 15.00 WIB, geger dengan aksi pengeroyokan disertai penembakan terhadap dua warga setempat yakni Edo (45) dan Sansai (30).
Beruntung kedua korban penembakan itu berhasil diselamatkan setelah mendapat pertolongan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Sobirin Muara Beliti.
Sementara terduga pelaku utama berisnial JN dalam pengeroyokan dan penembakan itu, berhasil diamankan Unit Pidum Muara Lakitan, sekitar 6 jam pasca kejadian atau sekitar pukul 21.00 WIB.
Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan, menjelaskan kasus pengeroyokan dan penembakan terhadap kedua korban Edo dan Sansai berawal ketika dua unit mobil, yakni Mitsubishi Triton warna silver dan Toyota Yaris warna oranye yang ditumpangi para terduga pelaku mendatangi rumah korban di Dusun IV Desa Semete.
BACA JUGA:Cegah Kecelakaan, Satlantas Musi Rawas Turun Tangan Cek Armada Tangki PT SRMD
BACA JUGA:Tak Sadar Jadi TO: Pengecer Ekstasi Nekat Transaksi dengan Polisi
Setibanya di lokasi, para pelaku diduga langsung menantang dan memarahi korban hingga terjadi cekcok mulut.
Situasi kemudian memanas dan berujung pada aksi pengeroyokan serta penganiayaan. Dalam insiden tersebut, salah satu pelaku diduga melepaskan tembakan menggunakan senjata api rakitan (senpira).
Akibat penembakan itu, Sansai mengalami luka tembak di bagian lengan kanan, sementara Edo terkena luka tembak di bagian leher sebelah kanan.
Kedua korban sempat dibawa ke Puskesmas Muara Lakitan sebelum akhirnya dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
BACA JUGA:Gagalkan Peredaran Ekstasi Mahkota, AKBP Agung Adhitya Prananta: Kami Kejar Jaringan hingga Akar
BACA JUGA:Miris! Ayah-Anak Kompak Edarkan Sabu, Tim Elang Musi Bongkar Jaringan di Muara Kelingi
Sementara itu, Unit Reskrim Polsek Muara Lakitan setelah mendapat informasi terkait kejadian itu unit pidum langsung diturunkan melakukan penyelidikan dan berhasil mengantongi identitas terduga pelaku.
"Satu orang terduga pelaku utama berinisial JN sudah diamankan," ujar AKP Hendrawan.
Menurutnya, terduga pelaku dan korban masih bertetangga dan satu desa. JN sendiri ditangkap di rumahnya sekitar pukul 21.00 WIB.