Ditambahkan Kanit Pidum Satreskrim Polres Musi Rawas, Ipda Nofrianto mengatakan, saat ini JN telah diamankan di Mapolres Musi Rawas guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan empat pelaku lainnya masih dalam pengejaran.
BACA JUGA:Sinergi Polda Sumsel dan Polres Musi Rawas: Musnahkan Barang Bukti Narkoba Senilai Ratusan Gram
BACA JUGA:Hati-Hati! Marak Penipuan Travel Umroh, 28 Jemaah Kembali Gagal Berangkat dan Terlantar
Selain mengamankan JN, polisi juga menyita dua kendaraan yang digunakan saat kejadian, yakni Mitsubishi Triton dan Toyota Yaris. Petugasnya mengamankan senapan angin dari rumah terduga pelaku.
Namun menurut AKP Hendrawan senapan angin tersebut bukan senjata yang digunakan dalam aksi penembakan yang terjadi.
Hingga kini polisi masih memburu senjata api rakitan yang dipakai pelaku saat kejadian. “Untuk senpira yang digunakan untuk menembak korban masih dicari,” katanya.
Polisi juga masih mendalami motif di balik aksi brutal tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui pelaku JN masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.
“Masih didalami, yang kami ketahui pelaku JN ini masih ada hubungan keluarga dengan korban,” tambahnya.
Ditegaskan AKP Hendrawan, pihaknya telah melakukan pendekatan kepada pihak keluarga, agar para pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan dan penembakan tersebut menyerahkan diri. "Kita imbau agar para pelaku sebaiknya menyerahkan diri," ujarnya.
Sementara itu, kedua korban Edo dan Sansai saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr Sobiri Muara Beliti.(yat)