Tidak hanya sekadar pedas, masakan ini juga menghadirkan aroma rempah yang kuat. Hal tersebut membuat ayam rica-rica berbeda dengan hidangan pedas lainnya di Indonesia.
BACA JUGA:Sambal Remis, Kuliner Pesisir yang Kian Digemari Masyarakat
BACA JUGA:Laksan Khas Palembang yang Gurih Pedas Menggoda, Begini Cara Membuat Sendiri di Rumah
Selain terkenal di Indonesia, ayam rica-rica juga mulai dikenal oleh wisatawan asing yang berkunjung ke Sulawesi Utara.
Banyak turis tertarik mencoba masakan khas Manado karena keunikannya yang kaya rempah dan memiliki rasa berani.
Kuliner Minahasa memang dikenal berbeda dibanding masakan daerah lain yang cenderung manis atau berbumbu santan. Masakan Manado lebih menonjolkan rasa pedas, segar, dan aromatik.
Di media sosial, ayam rica-rica menjadi salah satu menu favorit yang sering dibagikan pengguna internet.
Foto ayam rica-rica dengan warna merah menyala dan taburan kemangi kerap menarik perhatian warganet.
Banyak konten kreator kuliner membuat video resep maupun tantangan makan ayam rica-rica super pedas.
Sejumlah komunitas kuliner di internet juga menyebut rica-rica sebagai salah satu bumbu khas Indonesia yang paling fleksibel.
Selain digunakan untuk ayam, bumbu rica-rica juga sering dipakai pada ikan, udang, cumi, daging sapi, hingga bebek.
Pakar kuliner menilai ayam rica-rica memiliki potensi besar untuk terus berkembang sebagai makanan khas Indonesia di pasar internasional.
Rempah-rempah yang digunakan dianggap mampu memberikan pengalaman rasa yang unik bagi pencinta makanan pedas dunia.
Bahkan beberapa restoran Indonesia di luar negeri mulai memasukkan ayam rica-rica dalam daftar menu andalan mereka.
Tidak hanya lezat, ayam rica-rica juga dinilai cocok disantap dalam berbagai suasana. Menu ini sering hadir sebagai hidangan keluarga, sajian acara spesial, hingga pilihan makan siang di rumah makan.
Biasanya ayam rica-rica disajikan bersama nasi putih hangat, mentimun, tomat, dan bawang goreng agar rasa pedasnya lebih seimbang.