- Kembang kol.
- Sawi.
- Bawang.
- Ubi.
- Jagung.
- Minuman bersoda.
Meski sehat, makanan tersebut dapat meningkatkan produksi gas dalam usus.
2. Makan Terlalu Cepat
Saat makan terburu-buru, tubuh ikut menelan lebih banyak udara. Udara tersebut akan masuk ke lambung dan usus sehingga akhirnya dikeluarkan melalui kentut atau sendawa.
3. Intoleransi Laktosa
Sebagian orang mengalami kesulitan mencerna laktosa, yaitu gula alami pada susu. Akibatnya, konsumsi susu atau produk olahannya dapat memicu perut kembung, sering kentut, hingga diare.
4. Konsumsi Makanan Tinggi Serat
Serat sangat baik untuk kesehatan usus. Namun, jika dikonsumsi secara berlebihan atau ditambah secara mendadak, bakteri usus akan menghasilkan lebih banyak gas selama proses fermentasi.
5. Gangguan Pencernaan
Sering kentut juga dapat berkaitan dengan beberapa gangguan pencernaan, seperti sindrom iritasi usus (IBS), penyakit celiac, sembelit atau ketidakseimbangan bakteri usus.
Kapan Sering Kentut Perlu Diwaspadai?