HD Optimistis Forprov II KORMI Sumsel Dongkrak Ekonomi

Minggu 26-07-2026,21:01 WIB
Reporter : Febi
Editor : Bambang

MUARA ENIM, PALPOS.CO - Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru optimistis penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat Provinsi (Forprov) II Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Sumatera Selatan Tahun 2026 akan menjadi momentum untuk menggerakkan perekonomian Kabupaten Muara Enim. 

Kehadiran sekitar 5.000 peserta beserta keluarga dari 17 kabupaten/kota diyakini akan memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM, sektor kuliner, hingga jasa penginapan.

Hal tersebut disampaikan Herman Deru saat menghadiri peluncuran logo, maskot, dan theme song Forprov II KORMI Sumsel 2026 di Plaza Kawasan Sport Center Stadion Sekundang Bara GOR Pancasila Muara Enim, Minggu 26 Juli 2026.

"Olahraga bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menyehatkan ekonomi. UMKM akan bergeliat, sektor kuliner berkembang, penginapan akan ramai.

BACA JUGA:Integrasikan Perhutanan Sosial dan Sektor Unggulan

BACA JUGA:Terget Rebut Kursi Pimpinan, PAN Prabumulih Siapkan Satu Relawan di Setiap TPS untuk Hadapi Pemilu 2029

Lebih dari 5.000 peserta bersama keluarganya diperkirakan hadir di Muara Enim. Ini tentu akan membuat daerah ini semakin semarak," ujar Herman Deru.

Oleh karena itu, Herman Deru meminta Pemerintah Kabupaten Muara Enim mempersiapkan seluruh potensi daerah untuk menyambut para tamu yang datang dari berbagai wilayah Sumatera Selatan.

"Persiapkan semua atribut kebaikan Muara Enim, mulai dari seni budaya, adat istiadat, kuliner, hingga destinasi wisatanya agar dapat dikenal lebih luas," katanya.

Selain memberikan dampak ekonomi, Gubernur menilai Forprov II KORMI Sumsel juga menjadi ajang mempererat persaudaraan antardaerah sekaligus mengembangkan olahraga rekreasi masyarakat.

BACA JUGA:Perkuat Kemandirian Ekonomi, DPPPA Muara Enim Bekali Kaum Perempuan Pelatihan Budidaya Jamur Tiram

BACA JUGA:Dorong UMKM Muara Enim Naik Kelas

Menurutnya, KORMI telah menjadi wadah bagi lebih dari 90 cabang olahraga masyarakat yang dinaungi berbagai Induk Organisasi Olahraga (Inorga), mulai dari egrang, bakiak, layang-layang, tarik tambang hingga berbagai olahraga tradisional lainnya.

"Selama ini kita mengenal permainan tradisional hanya sebagai hiburan. Ternyata sekarang memiliki wadah melalui KORMI.

Ini membuat masyarakat yang memiliki hobi pada cabang-cabang olahraga tersebut menjadi lebih hidup," ungkapnya.

Kategori :