JP Morgan Beri Pandangan Overweight untuk Saham BBRI

Kamis 03-09-2026,19:50 WIB
Reporter : Septi
Editor : Bambang

PALPOS.CO - Bloomberg Technoz, Jakarta - JP Morgan menyematkan pandangan overweight terhadap saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

JP Morgan semakin memperkuat keyakinannya terhadap saham BBRI setelah kinerja bank pelat merah tersebut pada semester I-2026 melampaui konsensus analis.

“Kinerja BBRI pada 2Q26 mengalahkan perkiraan kami sebesar 21% dan perkiraan konsensus pasar sekitar 12%.

Kinerja ini terutama didorong oleh sisi biaya, sementara pendapatan hanya 2% di atas perkiraan,” dikutip dari riset JP Morgan, Kamis (3/9/2026).

BACA JUGA:Dugaan Korupsi SMBR, Saksi Sebut Nama Direktur Lain Paksa Tandatangan SOP: Bukan Pak Jamil Dan Pak Dede

BACA JUGA:Bansos 2026: Jadwal Pencairan BPNT Tahap 3 Agustus 2026 dan Cara Cek Penerima Bantuan

Riset yang terbit 31 Agustus 2026 tersebut disusun analis JP Morgan Harsh Wardhan Modi AC dan Daniel Andrew Tan, CFA.

Keduanya menilai kenaikan net interest income (NII) sebesar 1% secara kuartalan serta net interest margin (NIM) yang sesuai ekspektasi menjadi sinyal positif bagi BBRI.

Kendati demikian, JP Morgan mencatat sebagian peningkatan rasio keuangan tersebut disebabkan lonjakan loan-to-deposit ratio (LDR) menjadi 104% pada kuartal II-2026.

“Kemajuan dalam penyaluran dana pemerintah, serta kemampuan bank untuk menempatkan dana tersebut pada tingkat imbal hasil yang tinggi melalui Bank Indonesia (BI), akan menjadi faktor penting yang menentukan NIM, selain penyaluran dana secara komersial,” dikutip dari riset JP Morgan.

BACA JUGA:Pemekaran Wilayah Aceh: Wacana Pembentukan Provinsi ABAS di Tengah Dinamika Politik dan Sosial

BACA JUGA:Bansos 2026: Ini Cara Cek Penerima Bansos PKH Secara Online, Jangan Sampai Salah

Selain itu, provisi sebesar 326 basis points (bps) gross dan 199 bps net menjadi faktor positif yang signifikan bagi BBRI.

Terlebih, kualitas aset selama ini menjadi salah satu faktor utama yang menggerakkan harga saham.

Sementara itu, cost-to-income ratio (CIR) BBRI sebesar 41,5%, relatif lebih baik dibandingkan perkiraan JP Morgan.

Kategori :